Pasuruan Kota,-Kalibernews.net,-[] Diduga Judi Sabung Ayam Berkedok Breng-Brengan (tanpa tenda) hanya menggunakan batasan memutar mengitari yang diketahui sebagai arena bertarung ayam dan Bola Cap jiky berada di wilayah Dusun Semambung, Grati, Pasuruan, pada Sabtu (25/06) sekira pukul 14.40 Wib.
Berdasarkan informasi masyarakat arena judi sabung ayam ini dulu sempat ditutup, namun setelah ditelusuri kini beroperasi kembali. Dari hasil penelusuran ada beberapa kendaraan yang terparkir mulai sepeda motor hingga mobil dari luar daerah, uniknya lokasi yang diduga dijadikan arena sabung ayam berada disebuah kebun lahan kosong tepat bersebrangan dengan rel kereta api sehingga lokasi tersebut tersamarkan.
Menurut keterangan masyarakat yang berada dilokasi menyampaikan semenjak pandemi lalu tempat ini sempat tutup dulu, dan sekarang kembali beroperasi untuk babat alas lagi.
“Kuat dugaan ada oknum perangkat desa yang ikut andil dalam pendanaan arena judi sabung ayam yang bertujuan meraup keuntungan pribadi dari judi sabung ayam” ungkapnya.
Meski ada pendana, “untuk sementara hanya breng-brengan saja, karena belum bikin tenda” imbuhnya.
Omset judi sabung ayam ini diketahui cukup menjulang tinggi kisaran puluhan juta rupiah per harinya. Dalam penelusuran ini awak media mencoba konfirmasi dengan aparat hukum setempat melalui nomor WhatsApp menyampaikan “iya mas, saya tidak tahu kalau ada kegiatan judi sabung ayam, nanti coba akan saya cek di lokasi situ ” jelas Kanit Reskrim Polsek Grati.
Awak media berusaha mendatangi salah satu warga setempat Untuk konfirmasi “Kami warga setempat merasa resah dengan kegiatan sabung ayam dan judi Lainya Yang Ada Di tempat tersebut Padahal Perjudian Itu sudah Di larang oleh Agama dan Negara dan sudah jelas dalam undang2nya namum mirisnya petugas hanya melakukan pembiaran Tanpa Ada tindakan Ujar Salah satu warga berinisial I.
Team awak media akan mencoba konfirmasi langsung Kepada kepolisian Polres Pasuruan kota untuk lebih di sikapi lagi guna kelanjutan pemberitaan.Sampai berita ini di turunkan.
Pewarta ((DN))
Editor (( dedekw678@gmail.com ))