KABUPATEN BEKASI-KALIBERNEWS,-[] – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS, Saiful Islam, mengaku prihatin dengan penyerapan anggaran Pemerintahan Daerah (Pemkab) Bekasi yang masih dibawah 50 persen. Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, pun diminta untuk mengoptimalkan kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), khususnya dinas teknis yang masih lambat.
Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bekasi tersebut, melihat selama ini pembangunan juga kerap kali dilakukan berulang-ulang dan kurang maksimal. Kualitas pembangunan kurang baik. Dirinya pun meminta agar Pj Bupati Bekasi membenahi para SKPD yang lambat dalam bekerja.
“Untuk Dinas PUPR juga hubungan dengan mitra kerjanya di Komisi 3 juga sangat jelek. Dan hal ini menjadi catatan kita di Komisi 3. Jadi perlu ada koordinasi antar dinas lah begitu, seperti antara Dinas Cipta Karya, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan begitu, supaya apa yang menjadi kebutuham dari dinas-dinas tersebut bisa sinkron,” ungkapnya kepada para awak media.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI meliputi Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Timur dan Karangbahagia) ini, memandang selama ini tidak ada sinkronisasi antar SKPD di lingkungan Pemkab Bekasi, sehingga hasipnya tidak tepat sasaran. “Menurut saya hal ini pun harus mendapatkan perhatian,” terangnya.
Untuk diketahui, memasuki triwulan ketiga, penyerapan APBD per bulan Juli 2022 ini masih dibawah angka 50 persen dan kinerja SKPD pun dinilai lambat. Hal itupun dinilai karena adanya kekosongan kepala SKPD, sehingga kinerja ASN kurang terkontrol.
Sumber (( Humas polres ))
Editor (( dedekw678@gmail.com ))