Maluku,Kalibernews.net,-//-Irmawan tidak layak memimpin puskesmas tanah goyang karena pemerintah suda menyediakan anggaran penanganan gizi kurang,stanting dan gizi buruk tetapi tidak di lakukan.
Pada tahun 2023 pemerintah menyediakan anggaran penanganan gizi kurang ,stanting dan gizi buruk lewat dana bok sebesar dua ratus juta tuju ratus ribu tuju pulu ribu rupiah yang di laksanakan oleh pemegang program.
Namun kegiatan itu tidak berjalan dengan baik sehingga anggaran itu terpakai hanya sebesar empat belas juta tiga ratus sembilan puluh ribu rupiah dan masi tersisa sebesar rp.186.390.000.
Apa alasan dari sisa anggaran itu ketika irmawan di tanya nanti? dan di kemanakan sisa anggaran itu?
Bukan saja anggaran itu tetapi ada juga anggaran lain tahun 2022 untuk penanganan kasus gizi di wilayah kerja puskesmas tanah goyang sebesar rp.14.000.000.
Yang di sampaikan oleh sekdis kesehatan wahab waliulu waktu pertemuan oktober di aula piru tetapi anggaran itu fiktif.
Awak media ini telah mengkonfirmasi salah satu sumber yang namanya tidak di sebut jumat kemarin di dataran desa loki kecamatan huamual kabupaten seram bagian barat (SBB).
Sumber mengatakan bahwa banyak kasus di puskesmas tanah goyang,irmawan marinda tidak layak menjadi kepala puskesmas harus di ganti sebab tidak terbuka persoalan anggaran.
Seperti anggaran tahun 2022 sekdis kesehatan wahab waliulu pernah menyampaikan bahwa ada anggaran di luar bantuan oprasional kesehatan (BOK) sebesar rp.14.000.000 tetapi sampai saat ini anggaran itu fiktif.
Bukan saja itu anggaran tahun 2023 sesuai RAB, pemegang prograng gizi harus kelola anggaran BOK sebesar dua ratus juta tuju ratus ribu tuju puluh ribu rupiah (rp.200.7070.000).
Untuk penanganan kasus gizi di wilayah kerja puskeamas tanah goyang tetapi dari total anggaran itu yang di pakai untuk kegitan hanya sebesar empat belas juta tiga ratus sembilan puluh ribu rupiah (rp.14.390.000). sehingga pelayanan tidak maksimal.
Jadi masi tersisa sebesar seratus delapan puluh enam juta tiga ratus sembilan puluh ribu rupiah (rp.186.390.000).
Anggaran banyak tersisa karena banyak program yang tidak di kasi jalan oleh kepala puskesmas tidak tau alasannya apa?sementara masuk dalam RAB.
Sumber juga meminta kepada bupati seram bagian barat agar kepala puskesmas di copot dari jabatannya sebab tidak nyaman dengan cara penggunaan anggaran.
Harapannya setelah kepala puskesmas di ganti program pemerintah bisa berjalan baik dan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan ucap sumber.tutup 13.04.2024.
Pewarta (kaperwil maluku).