SBB,Maluku-Kalibernews.net//Berdasarkan pantauan langsung media ini rabu,21.05 di dusun olas kecamatan huamual kabupaten sbb,Maluku,terjadi banjir di kali wae olas besar,talut bobol mengakibatkan ratusan rumah warga dusun olas terendam sedangkan air kali di pasar meluap naik menutup badan jalan raya hingga masyarakat panik mengunsikan barang barang penting.
Selain itu ada juga satu buah proyek talut wae olas besar di temukan ambruk kurang lebih panjang 40meter, baru selesai di bangun 4 bulan lalu oleh pt.tiga ikan masyarakat menyebutnya proyek gagal.
Media ini telah konfirmasi pihak dinas pu kabupaten sbb terkait ambruknya satu buah talut wae olas, dan kepala dinas PU menjawab suda berkoordinasi dengan pihak pt.tiga ikan mereka bersedia untuk membangun kembali talut ambruk wae olas tetapi masi menunggu kondisi alam kapan bersahabat.
Meski demikian salah satu masyarakat dusun olas yang di sapa kedos kepada media ini rabu menyoroti kontraktor dan pengawas,menyesali atas ambruknya talut wae olas besar yang belum genap lima bulan selesai dikerjakan padahal nilai anggarannya besar tetapi hasil pekerjaan tidak berkualitas sesuai yang diharapkan masyatakat.
PPK talud wae olas besar tambahkan,pekerjaan suda sesuai gambar, tinggi pondasi kofor 60cm lebar 80cm panjang talut sesuai gambar 320meter pekerjaan di lapangan 341meter berarti suda di tambahkan 21meter? Lanjut kedos, ambruknya talut wae olas,saat ini semua yang punya rumah dibelakang talut terancam,banjir suda masuk kedalam rumah warga.
Kami berharap dari dinas pu sbb agar talut wae olas besar dapat di bangun kembali dengan waktu yang cepat mengingat kondisi alam yang sering tidak bersahabat minimal suda ada alat berat untuk berjaga jaga,mengerok material.saya juga berharap, penjabat desa loki tidak duduk diam di kantor saja tetapi turun ke dusun dusun melihat kondisi masyarakat,
Kami juga meminta kepada pemerintah agar kedepan proyek dapat di berikan kepada kontraktor yang bukan asal asalan lebih kepada memperhatikan kualitas pekerjaan,melihat kenyamanan masyatakat bukan hanya mencari keuntungan besar,ini pengalaman, air besar seperti ini harus memiliki tinggi kofor minimal 1 meter kemudian sejajar dengan air bukan di atas air tinggi 60cm.tutup,kedos 21.05.2025.Pewarta(Kaperwil Maluku OLM).