Blitar Kab Kalibernews.net.-//- Proyek pembangunan Talud Penahan Tanah di Desa Kaligambir yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2024 baru beberapa bulan sudah rusakMiris sekali kalo baru dibangun, dengan buruknya mutu kualitas bangunan yang belum genap setahun sudah rusak, selain itu tak ada papan plangkat yang tersedia dilokasi pembangunan entah sudah hilang ataupun apa masyarakat sekitar bingung mau melaporkan kan kemana terkait sudah retak bangunan tersebut Hal ini disampaikan oleh Pak No (nama samaran) warga sekitar proyek ketika ditemui awakmedia mengatakan “proyek bangunan talud ini masih beberapa bulan lalu mas,’ pengerjaan anya tapi sudah banyak yang retak-retak” sambil menunjukan tempatnya “warga sekitar sangat resah mas, ini bangunan nya sangat dekat dengan rumah warga, saya yakin beberapa bulan kedepan pasti ambrol bisa longsor ke rumah warga” saya tidak tau mengadu kemana Mas’ yang jelas warga sekitar berharap ada tanggung jawab dari pihak-pihak terkait terutama kontraktor yang mengerjakan”. Dengan melihat dari bangunan nya yang sudah retak-retak jelas ada dugaan asal-asalan dalam pembangunan nya”Dilain tempat Kepala Desa Kaligambir saat di konfirmasi terkait bangunan tersebut” kami tidak tau mas soal pengerjaan proyek tersebut pihak desa hanya di beri pemberitahuan saja terkait adanya pelaksanaan pembangunan proyek tersebut” ungkapnyasementara itu Kepala Bidang Bina Marga Kabupaten Blitar Hamdan yang di konfirmasi awak media via Whatsap pada (26/5 15.13) ketika ditanya siapa pelaksanya, menjawab “Pelaksana PT. JAYA RAYA KONSTRUKSI.Mulai kemarin pelaksana melaksanakan perbaikan Jalan. Setelahnya nanti akan melaksanakan perbaikan Talud tersebut.Sekarang kemungkinan pelaksana masih posisi di lokasi”. pungkasnya.
Harapan masyarakat untuk dilakukan sidak evaluasi bangunan dan bila ditemukan kerusakan karena buruknya kualitas bangunan, Masyarakat meminta kepada pihak-pihak dinas terkait terutama para pelaksana segera untuk melakukan langkah perbaikan sebelum rusaknya semakin parah dan bisa menyebabkan bencana pada warga sekitar.