(SBB),Maluku,-Kalibernews.net.-//- sebanyak dua ratus (200) orang naik ke gunung lakukan reboisasi di semua miring kawasan konservasi gunung sahuwai sebanyak 1500 pohon anakan kayu mencegah pengikisan atau longsor, rabu, 18.06 jam:11:30 wit.Salah satu tokoh pemuda Dusun Olas Desa loki kecamatan Huamual tepat jam: 13: 12 wit, di kawasan konserfasi gunung sahuwai,
Syairil larope kepada media ini mengatakan, kami masyarakat Dusun Olas hari ini menanam anakan kayu 1500 pohon direncanakan bertahap, kami berterima kasih reboisasi hari ini untuk kedua kalinya dihadiri oleh pihak KPH kab sbb, babinsa Dusun Olas dan perwakilan pemerintah Desa lokki.
Target kami sampai kawasan konservasi gunung sahuwai penuh dan terlihat hijau kembali, anakan pohon kayu yang di tanam tetap terawat sampai tumbuh besar karena kami suda membentuk tim khusus yang apabila sewaktu waktu ada pohon yang mati maka tim itulah yang bertugas untuk menanam kembali sebab banyak anakan yang kami suda siapkan.
Lanjut syairil, kami akui tahun 1981-1999 ada penabangan dikawasan konservasi gunung sahuwai tetapi ditahun yang sama kami telah tanam ganti dengan jenis pohon kayu umur panjang dan dari sejak itu tidak ada pengikisan ataupun longsor sampai hari ini di saksikan oleh pihak KPH dan perwakilan pemerintah Desa loki,ucapnya.
Pihak KPH ibu Sarnel Selano menambahkan hari ini kami bersama babinsa olas, perwakilan pemerintah desa loki dan masyarakat petani Dusun Olas melakukan reboisasi di kawasan konservasi gunung sahuwai, saya melihat tidak ada pengrusakan ataupun tanah longsor, masyarakat tidak melakukan penabangan baru tetapi mereka hanya merawat melanjutkan tanaman yang suda tumbuh besar yang di tanam suda puluhan tahun tinggal mengambil hasil seperti pala, soklat, duriang, cengkih dan lain lain.
Reboisasi hari ini dilakukan dengan berbagai jenis anakan pohon kayu seperti pohon mahoni, kanari, duriang, bambu dan ada beberapa jenis kayu lain sebanyak 1500 pohon, soal pembangunan walang kebun tujuannya disiapkan untuk musim cengkih dan tempat berteduh, ketika anak dan istri mereka ikut dalam panen hasil cengkih bukan pemukiman warga, saya berterima kasih kepada masyarakat Dusun Olas yang suda melakukan reboisasi, ucap ibu selano dengan santai.
Senada kaur pemerintahan Desa loki Esoapatiasina sebagai perwakilan pemerintah Desa loki yang hadir dalam reboisasi hari ini menambahkan bahwa sepanjang jalan dari pantai sampai gunung Olas kawasan konservasi gunung sahuwai tidak ada longsor,
Namun sabaliknya longsor terjadi tepat dua titik di gunung Dusun Ani, dan soal anakan pohon yang di tanam hari ini jelas padat tepat di tengah pohon besar, yang ditanam suda puluhan tahun dan menurut penglihatan saya, gunung tersebut tidak botak melainkan suda penuh dengan tanaman umur panjang tutupnya, Pewarta (Kaperwil Maluku OLM)