Serdang Bedagai_ Kalibernews.net-//- di bawah Pengawasan dinas PUTR Sergai Proyek Drainase sepanjang 366 M yang di laksanakan Oleh CV.Anugrah Setya Jaya terkesan Asal jadi tampak terlihat di rekontruksi bangunan Belum di serah Terimakan sudah tampak kontruksi bangunan pecah dan retak, dari pantau awak media dilapangan bangunan tersebut dinilai jarang diawasi Oleh pihak terkait dinas PUTR Sergai
saat di kompirmasih Kadis PUTR Sergai Johan Sinaga kamis (26/06/2025) tentang bangunan yang belum di serah Terimakan tetapi sudah tampak retak dan pecah melalui pesan Whatsapp milik kadis namun beliau tidak membalas untuk menjawab
Jika dilihat dari sikap kadis Johan Sinaga yang tidak pernah membalas Pesan jika dikirimi pesan wasthapp dan tidak pernah mengangkat jika di telepon Pantas saja dari beberapa proyek yang berasal dari Anggaran APBD Tahun 2025 saat ini banyak yang menjadi berita negatif, dengan judul Kadis PUTR Sergai Kong kalikong dengan Kontraktor dan sepertinya kadis Johan Berusaha Membantah Berita Tersebut melalui Media terbitan Tribun-Medan https://medan.tribunnews.com/amp/2023/06/27/dugaan-kongkalikong-proyek-jalan-kadis-putr-sergai-bantah-main-mata-dengan-kontraktor, dan di buatnya juga bantahan melalui media bisanews.id https://bisanews.id/kadis-putr-sergai-bantah-kongkalikong-dengan-kontraktor/
Sepertinya Bantahan Tersebut diupayan keras oleh Kadis Johan agar Publik Percaya bahwa Kong Kalikong Tersebut Tidak ada, jika dilihat dari Pengerjaan Proyek Drainase di Desa Kuala Bali yang nilai Jarang diawasi Apakah ini Tidak Menandakan adanya Permainan Kadis dan kontraktor Karena dengan hasil Bangunan yang sempat di vidiokan awak media dan dikirimkan kepada kadis dan Kabid dinas PUTR Sergai PURBA kabit mengatakan kepada awak media melalui pesan watshappnya terimakasih infonya nanti kita segera cek kembali, dan bahasa tersebut sepertinya sudah cukup jelas bahwa pengerjaan pembangunan parit (drainase) tidak di awasi melainkan melalui pengecekan
dalam hal ini sepertinya Pihak dinas PUTR sergai sudah memberikan ruang Kepada pihak pemborong, untuk berbuat curang dengan bermain di kualitas bangunan terbukti dari data vidio yang diambil dari titik awak pengerjaan menunjukkan bangunan sudah tampak retak dan terlihat sudah ada yang pecah pecah
Jika melihat dari isi pemberitaan Kadis johan beberapa hari lalu Beliau mengatakan saat ini bukan lagi cerita tentang kuantitas melainkan cerita tentang kualitas, tetapi fakta lapangan terlihat rekontruksi pembangunan dinilai tidak ada kualitas dan kuantitasnya
sepertinya kadis johan perlu diperiksa oleh pihak pihak terkait tentang kebenaranya, jika berdasarkan temuan awak media di lapangan banyaknya proyek APBD tahun 2025 saat ini dinilai banyak penyimpangan.(B.NAWAN)