SBB-Kalibernews.Net//-Desa tahalupu kecamatan Huamual belakang kabupaten seram bagian barat, Maluku. memiliki tiga anak desa persiapan, tomi tomi, tihu dan tiang bendera, desa ini terletak di satu pulau kelang lautnya memiliki arus yang kuat orang orang yang tidak terbiasa melintasi laut ini pasti mereka tenggelam.
Desa tahalupu juga pernah firal dengan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa(ADD) tetapi setelah pergi berlayar lama kelamaan kasus ini mulai tenggelam entah saat ini berada di pelabuhan mana, apakah dikejaksaan piru ataukah masi berada di inspektorat?
Soal kasus kasus dugaan korupsi di maluku khususnya sbb penanganannya tidak boleh terlalu berharap banyak di pihak pihak yang berwenang tetapi masyarakat harus berperan aktif mengontrol pekerjaan pejabat publik sesuai PP. 43 tahun 2018.UUD 1945 pasal 28F dan keterbukaan informasi publik Nomor 14 tahun 2008.
Pejabat persiapan Desa tihu kecamatan huamual belakang pulau kelang pada hari minggu tanggal 03.08. Jam 4:30 wit, di konfirmasi media ini terkait insentif tiga desa persiapan.
Mengatakan, kami tiga desa persiapan, tihu, tiang bendera dan tomi tomi suda datang di kantor Desa tahalupu mengambil insentif 7 bulan kerja tetapi kami di bayar hanyar 1 bulan kerja dan semua RT di bayar 4 bulan kerja.
Pembayaran semua insentif itu melalui kaur pemerintahan jamil didihu mengecewakan karena tidak sesuai yang di harapkan oleh 3 pejabat kepala desa persiapan.
Saya menilai ini amburaduk tidak benar seakan pejabat kepala Desa tahalupu memanfaatkan kaur pemerintahan untuk ketemu kami saat datang di kantor Desa mengambil insentif
Kenapa karena tidak seharusnya pembayaran insentif di lakukan oleh kaur pemerintahan harusnya langsung oleh bendahara Desa, saya menilai Desa tahalupu tidak baik baik saja.
Akibat kejadian itu mengakibatkan ketidak percayaan kami kepada pejabat kepala Desa tahalupu sehingga kami meminta kepada Bapak Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Ir. Asri Arman MT dapat menanggapi hal ini secara serius memanggil pejabat kepala Desa Tahalupu untuk memperbaiki sistim kerjanya dan membayar utuh semua insentif jangan memanfaatkan kaur pemerintahan dan kami adalah korbannya.
Dirinya juga berharap kepada Bapak Bupati agar ada evaluasi kepada pejabat pejabat yang belum berpihak kepada kebenaran tutup.04.08.2025 Pewarta (Kaperwil Maluku.OLM).