SBB/-Kalibernews.Net.//-Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), jalan Dusun tanah merah wilayah desa waisala kecamatan huamual belakang yang selama dikeluhkan semua masyarakat pengguna jalan itu akibat air asin sering naik setinggi 1 meter menutup badan jalan kini 100% telah selesai di bangun
Pembangunan jalan rabat beton/ jalan setapak itu kebijakan kepala Desa waisala Ramsal Kasturian menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024.
Kebijakan Kepala Desa Waisala Ramsal Kasturian dalam membangun jalan rabat beton/jalan setapak panjang ratusan meter tepat hingga mendapat apresiasi dari berbagai aktifis maupun masyarakat, salah satu ketua GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia) Darto Al Bana
Di salah satu rumah makan kota piru, jumat 08.08 jam 16:30 wit, mengatakan membangun suatu jembatan tidak semuda membalik telapak tangan melainkan butuh komitmen dan perjuangan keras sehingga kemampuan kepala desa membangun satu jalan di beri apresiasi yang besar,
Darto sampaikan masyarakat harus mendukung seluruh program kerja kepala Desa Ramsal Kasturian jika ada yang sengaja mempropokasi masyarakat untuk terpecah jangan mau dan wajib membela kepala Desa karena terbukti beliau benar bekerja membangun kecamatan untuk masyarakat, hadir bukan berjanji tetapi terbukti ada realisasi kerja.
Sedangkan salah satu warga di Dusun tanah merah La Ode aken SH MH, juga menambahkan saya banyak berterima kasih kepada Kepala Desa Waisala Ramsal Kasturian yang suda membangun satu jalan rabat beton di Dusun tanah merah sebagai penghubung ke kota kabupaten dengan selesainya jalan ini di bangun masyarakat suda bisa beraktifitas bebas tampa dapat kendala lagi seperti kemarin air naik menutup badan jalan.
Jalan ini suda bertahun tahun di soroti warga tetapi baru kali ini di bangun oleh seorang kepala Desa Ramsal Kasturian saya berharap kepada masyarakat tetap mendukung kerjanya kepala Desa kalau ada masalah mari kita duduk bersama untuk cari solusi jangan kita muda di profokasi hingga akhirnya kita pecah.
Saya juga meminta kepada seluruh masyarakat Dusun tanah merah dan wilayah Desa waisala mari kita bergandeng tangan hindari perpecahan bersatu pasti kita kuat bercerai kita runtuh.tutup.09.08.2025. Pewarta (Kaperwil Maluku OLM)