Maluku,-Kalibernews.net.-//-Gubernur Maluku mengundang bupati sbb Asri Arman mediasi PT.SIM dan masyarakat pemilik lahan Gubernur Maluku Hendrik lewerissa mengundang Bapak Bupati seram bagian barat pada kamis dini hari jam 3:00 wit, untuk pertemuan penting di kantor Gubernur Maluku.
Yang turut hadir dalam undangan tersebut Gubernur Maluku Hendrik lewerissa, Bupati SBB Ir. Asri Arman MT beserta tim., pejabat terkait di Pemerintah Provinsi Maluku, DPRD, serta tim teknis.
Undangan Gubernur Maluku bertujuan untuk memfasilitasi dan memediasi Bupati dengan pihak PT. SIM sekaligus membahas investasi dan mengklarifikasi isu yang tampil di permukaan publik.
Juru Bicara Gubernur Maluku, Kasrul Selang, menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Pada prinsipnya pemerintah daerah siap menerima investor dan Investasi akan tetap di buka juga hak masyarakat tetap di lindungi,” kata Kasrul di depan media.
Sementara itu, Bupati SBB, Ir. Asri Arman menegaskan bahwa surat yang menjadi polemik beberapa hari lalu bukan ditujukan ke Pemda SBB, melainkan kepada kementerian sebagai permohonan pihak investor mengundurkan diri sebab kami bukan penerbit izin.
Kami juga tidak menghalangi investasi, justru meminta investor sedikit bersabar untuk menyelesaikan masalah lapangan agar saat pekerjaan berjalan tidak terganggu,” ujar Bupati.
Bupati menyampaikan, lahan yang dikelola PT SIM luas, mencakup beberapa desa seperti Pelita Jaya, Hatusua, Nuruwe, dan Waisamu dan sebagian lahan belum digarap.Pemda dan DPRD sbb bersedia melakukan pengecekan dan pemasangan patok untuk menghindari potensi konflik dan memastikan bahwa aktivitas investasi berjalan aman.
Mediasi hari ini tidak ada pihak yang menempuh jalur hukum saling lapor hanya mencari solusi antara investor dan masyarakat,” kemudian DPRD juga sedang bekerja mencari jalan mediasi, jelasnya.
Ia menambahkan, adanya mediasi hari ini yang dilakukan oleh Gubernur Maluku dengan cepat dapat menghasilkan berita acara kesepakatan agar PT SIM kembali melanjutkan investasi mulus tanpa masalah.tutup.15.08.2025.Pewarta(Kaperwil Maluku OLM).