MOJOKERTO ~KALIBERNEWS.NET-//- Program revitalisasi Satuan Pendidikan SMPN 2 Pacet di Desa Wiyu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, bersumber dari dana APBN Tahun Anggaran 2025 dengan jumlah dana bantuan sebesar Rp 1.958.195.000.

Pembangunan ini dilaksanakan oleh panitia pembangunan satuan pendidikan (P2SP). Namun program ini mendapat sorotan pedas dari pemerhati lingkungan dan lembaga antikorupsi, yang menuding adanya indikasi pengurangan mutu bahan material, seperti ukuran besi yang tidak sesuai spesifikasi, sehingga dikhawatirkan menimbulkan kerugian negara.

Selain itu, dari aspek keselamatan juga dikritik karena tidak adanya rambu pembatas di lokasi pembangunan padahal area masih dalam lingkungan sekolah yang aktif.

Konfirmasi lebih lanjut terkait pelaksanaan dan pengawasan revitalisasi ini belum diperoleh dari pihak sekolah maupun pejabat dinas pendidikan terkait aset dan prasarana serta Kepala sekolah SMPN 2 Pacet hingga saat berita diterbitkan,” Ringkasnya.

Revitalisasi ini adalah program besar berbasis APBN yang sedang dikerjakan, tetapi ada kekhawatiran mengenai kualitas dan pengawasan proyek yang perlu ditindaklanjuti oleh instansi terkait untuk menjaga transparansi dan mutu pembangunan sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pacet saat mau dikonfirmasi awak media, sedang ada pelatihan di Jakarta, “Kalau mau ketemu Bapak Kepala Sekolah tidak bisa pak, saat ini Bapak kapala Sekolah (Khamim Tohari), sedang tidak ada, baru berangkat tadi pagi ke Jakarta, ada pelatihan,” ucap Ibu-ibu mernyambut awak media saat berkunjung ke Sekolahan SMP N 2 Pacet. (RED)

By DEDE KW

KALIBERNEWS.NET. merupakan Media SKU & Online yang berdiri pada tahun 2020 lalu di Kabupaten Badung, yang mempunyai moto, "" Berbicara fakta tanpa rekayasa "" merupakan Media lokal jawa barat yang sudah memiliki beberapa kepala perwakilan dan beberapa kepala biro di Indonesia,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *