Blitar_ Kalibernews.net.-//- Tidak banyak yang tahu bahwa di pelosok pegunungan Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, terdapat sebuah sekolah dasar negeri yang masih berakreditasi B namun mampu menorehkan prestasi hingga tingkat internasional.
UPT SD Negeri Bumirejo 03 menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih pencapaian luar biasa. Saat berkunjung ke sekolah ini, pengunjung akan disambut oleh deretan piala dan sertifikat penghargaan yang menghiasi ruang kantor, hasil kerja keras dari siswa, guru, dan kepala sekolah yang terus berupaya mengangkat nama sekolah di berbagai ajang bergengsi.
Langkah awal menuju prestasi nasional dimulai dari lomba Gebyar Gema Pertiwi yang diselenggarakan oleh Direktorat Sekolah Dasar pada tahun 2021. Dalam lomba bertema Gotong Royong Sekolah Bersih Tanpa Sampah tersebut, SDN Bumirejo 03 berhasil meraih Juara tingkat nasional dalam kategori tersebut.
Bagi Kepala Sekolah Endang Setyaningsih, S.Pd., M.Pd., lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi strategi untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Menurutnya, kepercayaan publik hanya bisa diraih melalui bukti nyata berupa prestasi dan pelayanan yang berkualitas.
Prestasi sekolah terus berlanjut hingga ke tingkat ASEAN. Pada tahun 2024, SDN Bumirejo 03 berhasil masuk lima besar sekolah terpilih dalam ajang Zero Waste Heroes School Competition yang diselenggarakan oleh SEAMEO SEPS Bangkok. Sekolah ini terpilih sebagai salah satu Zero Waste School tingkat ASEAN, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi sekolah di wilayah pedesaan. Di tahun yang sama, sekolah juga meraih
Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur dan kini tengah bersiap menuju Adiwiyata Nasional pada tahun 2026.
Tak hanya lembaga sekolah, para siswa SDN Bumirejo 03 juga aktif menorehkan prestasi di berbagai bidang. Selain menjadi juara nasional dalam Gebyar Gema Pertiwi Direktorat Sekolah Dasar pada tahun 2021, siswa-siswi sekolah ini juga meraih prestasi di tingkat kecamatan dan kabupaten.
Salah satunya pada tahun 2023, beberapa siswa menjadi atlet pencak silat putra dan putri yang mewakili kecamatan dalam ajang seni bela diri tingkat Kabupaten Blitar. Salah satu siswa pada tahun 2024 mewakili kecamatan kesamben ke ajang O2SN Kabupaten sebagai atlet pencak silat putra.
Bagaimana dengan bidang literasi dan seni? Siswa SDN Bumirejo 03 mewakili Kecamatan Kesamben dalam lomba bertutur yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta lomba story telling Bahasa Inggris tingkat kabupaten yang diikuti secara berkelompok.
Prestasi lainnya termasuk partisipasi dalam lomba keagamaan Hindu tingkat kabupaten, serta mewakili Kabupaten Blitar dalam lomba menulis cerita FLS2N ke tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025.
Prestasi terbaru diraih dalam ajang Bupati Cup tahun 2025, di mana tim bola tangan beregu dari Kecamatan Kesamben berhasil meraih Juara 2, dan salah satu sekolah yang tergabung dalam tim tersebut adalah UPT SD Negeri Bumirejo 03.
Di balik semua pencapaian tersebut, sosok Endang Setyaningsih memainkan peran penting. Meski pernah mengalami putus sekolah selama enam tahun, semangatnya untuk belajar dan mengabdi tidak pernah surut. Ia terus mengembangkan diri melalui berbagai pelatihan tingkat internasional, di antaranya pelatihan STEM di Johannes Kepler University Austria pada tahun 2022, serta program kepemimpinan Southeast Asia School Leadership Program (SEA SLP) yang diselenggarakan oleh SEAMEO INNOTECH Filipina pada Maret hingga Juni 2025. Saat ini, ia juga terpilih bersama 50 kepala sekolah se Indonesia dalam program Beasiswa Pelatihan Microcredential Non Degree tentang Deep Learning dan Artificial Intelligence serta Program School Leadership yang digelar oleh Direktorat Jenderal KSPSTK bersama Peking University, China.
Endang menyampaikan bahwa keberhasilan sekolah tidak lepas dari dukungan semua pihak, mulai dari guru, siswa, wali murid, hingga lingkungan sekitar. Ia menyebutkan bahwa ada 28 mitra eksternal yang turut berperan dalam mendukung berbagai kegiatan dan kompetisi yang diikuti sekolah. Ia juga menekankan pentingnya semangat shared leadership atau kepemimpinan berbagi, di mana setiap guru dan staf memiliki ruang untuk berkontribusi, mengambil inisiatif, dan merasa memiliki tanggung jawab bersama terhadap kemajuan sekolah. Menurutnya, keberhasilan bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kolaborasi yang saling menguatkan.
Bagi Endang, prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari proses panjang yang melibatkan kerja sama, semangat belajar, dan kepedulian terhadap masa depan anak-anak. Ia berharap SDN Bumirejo 03 bisa menjadi tempat tumbuh yang baik bagi siswa, serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain di daerah terpencil untuk terus bergerak maju. “”” Dheon “””