Garut,-Kalibernews.net.-// Miris Pekerja pembangunan saluran irigasi sekunder dari program P3A Mitra Cai, Pelaksana P3A Padasuka Mandiri yang berlokasi di Kampung Cilimus RT. 01/05 Desa ,,Karangsari Kecamatan Cikelet, hingga saat ini belum membayar Hak Operasional Kerja ( HOK )/Gaji pegawai.

Hal ini Berdasarkan hasil informasi dan hasil wawancara dengan perwakilan pekerja asal alamat diatas melalui panggilan suara WhatsApp Minggu 30/11/2025 sekira pukul 20.15.Wib. narasumber yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan bahwa hingga saat ini para pekerja yang bekerja membangun saluran irigasi Pelaksana P3A Padasuka Mandiri belum dibayarkan oleh penanggung jawab proyek.

Dalam bahasa Sunda narasumber menyampaikan bahwa”” abdi atas nama padamel , ” ngarasa kecewa ka , penanggung jawab proyek kusabab nalika ku abdi di taroskeun kumaha eta gaji para pagawe penanggung jawab proyek Usup Ngan loba ngajanjikeun “” isuk sore isuk sore ” bari nepi Ka danget ieu can Aya keneh.

Lanjut narasumber, hampura Abi lain menta teu pupuguh, tapi menta Hak/Gaji nu ges di gawean dan Matak gawe oge butuh, ker anak pamajikan, dan nu diimah mah ngarep ngarep, hampura bisi nu digarawe beak kasabaran, Eta pagawean bisi di acak acak,/dibongkar da lain sakali dua kali janji rek Mayar teh, piraku da pagawe digawe teh butuh duit, lain janji, da eta hak pagawe pungkasnya.

Saat dikonfirmasi redaksi Kalibernews net. melalui panggilan suara WhatsApp Senin 1/12/2025 sekira Pukul 15.40.Wib. Anak dari atas nama pak Usup penanggung jawab proyek yang juga sebagai management keuangan dalam proyek P3A Mitra Cai Blok Cilimus Sekaligus juga kepanjang tanganan Dewan DPRRI Asal Garut dari Partai Golkar, memberikan klarifikasinya ” bahwa benar adanya HOK tenaga Kerja belum seluruhnya dibayarkan dari nilai pembayaran sebesar Rp 9.000.000 ( sembilan juta ) baru dibayar 3 juta, dan sisanya 6 juta itu jadi utang piutang orangtua saya dan saya siap bertanggung jawab untuk membayarnya.

Lanjut narasumber, bahwa uang yang telah diambil oleh bapak saya ( Usup ) untuk pembayaran HOK, mungkin telah digunakan untuk kepentingannya, diluar kegiatan pembangunan, saya sendiri tidak faham, kemana dan untuk apa uang tersebut digunakan, akan tetapi saya sebagai anak, siap bertanggung jawab untuk membayar HOK para pekerja, namun untuk saat ini keluarga, saya lagi ada permasalahan jadi belum bisa membayarnya.

Ini menjadi tanggung jawab dan utang piutang keluarga sebenarnya kemaren juga saya sudah menjelaskan dan meminta maaf kepada mereka ( para pekerja ) ,atas apa yang telah dilakukan bapak saya, HOK merupakan utang piutang saya, ini akan segera dibayar jadi, saya memehon kepada para pekerja agar bersabar, utang ini pasti akan saya bayar segera mungkin pungkasnya.*** Redaksi ***

By DEDE KW

KALIBERNEWS.NET. merupakan Media SKU & Online yang berdiri pada tahun 2020 lalu di Kabupaten Badung, yang mempunyai moto, "" Berbicara fakta tanpa rekayasa "" merupakan Media lokal jawa barat yang sudah memiliki beberapa kepala perwakilan dan beberapa kepala biro di Indonesia,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *