Garut,-Kalibernews.net.-// — Jagat Maya baru baru kembali dihebohkan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan pasangan remaja berseragam sekolah diduga sedang melakukan perbuatan asusila/mesum di sebuah cafe.
Lokasi kejadian disebut berada di salah satu Cafe atau tempat nongkrong yang dikenal masyarakat sebagai Cafe DC, yang letaknya di jalan raya Bungbulang Desa Bungbulang tepatnya dekat SMPN 1 Bungbulang.
Video tersebut direkam tanpa sepengerahuan pelaku oleh salah satu karyawan DC Bungbulang Inisial S dan kemudian menyebar dengan cepat melalui berbagai platform media sosial, seperti Instagram dan Facebook. Dalam rekaman itu terlihat satu pasangan remaja, laki-laki dan perempuan, berseragam sekolah Putih Abu dan yang perempuan mengenakan hijab, mereka beedua sedang melakukan hal tak senonoh di ruang publik sambil duduk.
Warga net yang melihat video tersebut banyak menyampaikan keprihatinan dan kecaman, terutama karena remaja putri dalam video tampak mengenakan seragam sekolah putih abu serra menggunakan hijab . Tidak sedikit pula warganet yang meminta agar pihak terkait APH segera menindaklanjuti kejadian tersebut.
Awak media mendapatkan informasi dari beberapa sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan bahwa perempuan dan laki-lakinya itu masih status pelajar di Salah satu Sekolah menengah Atas yang ada di Kecamatan Bungbulang Garut.
Masih menurut sumber mereka berdua duduk di satu kelas yang sama, bahkan laki-laki dalam video itu merupakan calon ketua osis namun tidak jadi, saya juga melihat video tersebut karena banyak orang menyebarkan videonya di facebook dan di instagram, emang betul itu melakukannya di Cafe DC ungkapnya,
Sementara itu, pihak sekolah belum memberikan penjelasan terkait dugaan kasus asusila yang dilakukan siswa siswinya tersebut, ini jelas mencoreng nama baik sekolah.
Kasus ini kembali memunculkan perhatian publik tentang pentingnya pengawasan terhadap remaja, baik di lingkungan sekolah maupun tempat umum. Pengelola cafe atau tempat nongkrong pun diharapkan meningkatkan pengawasan untuk mencegah terjadinya hal serupa. *** Tim DPD IWOI Garut.***