SBB-Kalibernewsnet-//-Tiga buah mobil Ambulance baru beli tiba di piru tiga bulan lalu masi terparkir di belakang kantor dinas kesehatan rencananya akan di bagi ke tiga Puskesmas yaitu Puskesmas Talaga Kambelu, Limboro Kecamatan Huamual dan Puskesmas Buano Kecamatan Huamual belakang kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)Maluku.
Belum tau apa penyebab sehingga ketiga buah Ambulance itu belum di salurkan kepada ketiga Puskesmas tersebut. Kemudian ketiga Ambulance itu sumber anggarannya belum di ketahui apakah lewat APBD atau APBN?
Harusnya suda di bagi ke pada tiga puskesmas agar bisa di manfaatkan untuk kebutuhan pasien dan pengurusan lain lain oleh karena jika mobil terus di biarkan terlantar begitu saja di bawah terik matahari dan hujan tampa perlindungan bisa beresiko rusak.
Kepala Dinas Kesehatan waktu di datangi Kepala Perwakilan Maluku media ini di kantornya selasa, 09.12. jam :13:00 wit, tidak ditemukan berada di tempat mungkin sedang tugas luar, sedangkan sumber lain beritahu bahwa kepala dinas kesehatan sekarang suda dua minggu tidak masuk kantor, ini bukan pertama kali tapi suda berulang kali meninggalkan tempat tugas.
Sedangkan masalah lain, ditemukan banyak pegawai kantor Dinas Kesehatan yang mengeluh soal kamar Toilet yang airnya tidak jalan, Toilet suda lama tidak berfungsi akibat penyumbatan pada pipa air, hal ini menjadi lucu kalau sejak lama disoroti tetapi kemudian belum mendapat solusi sedangkan Toilet menjadi kebutuhan darurat saat di butuhkan pada waktu jam kantor.
Sebuah permainan bola kaki tentu memiliki pemain cadangan tujuannya tidak lain jika di tengah permainan nanti pemain mengalami kekurangan stamina/cedera tidak memiliki mampu lagi dalam mengisi gol ataupun cedera kaki maka pelatih langsung meminta wasit meniup lepri panjang untuk berhenti sebentar pertanda bahwa pemain harus di ganti.
Sebab setiap pelatih selalu berharap agar pemain memiliki kemampuan bertahan dan mengisi gol bukan sekedar ambisi yang membuat penonton marah lalu berdampak kepelatih artinya bahwa kalau kepala dinas kesehatan dinilai tidak mampu bekerja dalam membantu Bapak Bupati, jadi sorotan nantinya dilemparkan kepada Bupati, mendingan kadisnya yang di evaluasi sebab Dinas Kesehatan merupakan salah satu urat nadi masyarakat kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)tutup 09.12.2025.Pewarta(KM).