​JAKARTA.-Kalibernews.net.//- – Di saat hiruk-pukuk perayaan pergantian tahun mulai terasa di sudut-sudut ibu kota, sebuah pemandangan berbeda tampak di koridor Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Tak ada kata libur bagi para penjaga gerbang keadilan.

Di tengah sisa waktu tahun 2025, palu hakim tetap bersiap mengetuk, mengingatkan kita bahwa pertanggungjawaban di dunia adalah cerminan dari pertanggungjawaban di hadapan Sang Pencipta.


​Juru Bicara PN Jakpus, Andi Saputra, menegaskan bahwa tugas negara tidak boleh terhenti oleh kalender. “Jelang tahun baru, PN Jakpus tetap sidang seperti biasa,” ujarnya dalam keterangan tertulis (25/12).


​Ikhtiar Membersihkan “Racun” Moralitas
​Langkah konsisten pengadilan ini sejalan dengan kegelisahan masyarakat yang disuarakan melalui OKP BK-RI.

Mereka mendesak Kejaksaan Agung agar menutup rapat celah bagi para “tikus” uang rakyat. Pesan ini membawa muatan spiritual yang mendalam: bahwa korupsi bukan sekadar kerugian negara, melainkan “racun” yang merusak moralitas generasi penerus penegak hukum.


​Korupsi yang melibatkan oknum penguasa, advokat, hingga elemen masyarakat sipil, ibarat penyakit yang harus diamputasi agar tidak membusukkan seluruh tubuh bangsa. Penegakan hukum di penghujung tahun ini menjadi simbol bahwa keadilan tidak mengenal waktu istirahat.


​Agenda Sidang: Menanti Kejujuran di Akhir Tahun Deretan perkara besar akan bergulir di ruang sidang, menjadi ujian bagi integritas para terdakwa untuk bersikap jujur sebelum lembaran tahun berganti:


​Senin, 29 Desember 2025: Ruang sidang akan menguji perkara PT Asuransi Jiwasraya dengan agenda replik atas terdakwa Isa Rachmatarwata, serta pembelaan (pleidoi) dari eks Direktur Komersial PT PGN, Danny Praditya. Di sisi lain, terdakwa Lia Hertika Hudayani akan menghadapi sidang duplik terkait kredit macet BNI.


​Selasa, 30 Desember 2025: Sorotan tertuju pada dugaan korupsi tata kelola minyak mentah yang menyeret Muhamad Kerry Adrianto Riza. Sebuah pengingat bahwa kekayaan alam yang seharusnya menjadi rahmat bagi rakyat, tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.


​Rabu, 31 Desember 2025: Tepat di hari terakhir tahun ini, sidang suap vonis lepas kasus CPO dengan terdakwa advokat Marcella Santoso dkk akan digelar. Ini menjadi pengingat pedih bahwa profesi hukum yang mulia (officium nobile) seharusnya menjadi cahaya, bukan alat untuk memperdagangkan hukum.


​Refleksi Akhir Tahun
​Menyaksikan persidangan yang berlangsung hingga detik-detik terakhir tahun 2025 adalah sebuah refleksi menyentuh. Di saat orang lain bersiap merayakan pesta, para penegak hukum dan mereka yang berperkara harus berhadapan dengan fakta, bukti, dan hati nurani.


​Sejatinya, setiap vonis yang dijatuhkan di bumi adalah ikhtiar untuk menghadirkan keadilan Tuhan.

Harapannya, di tahun 2026 nanti, Indonesia tidak hanya berganti angka kalender, tetapi juga mengalami transformasi batin menuju bangsa yang bersih, di mana para pemimpinnya lebih takut kepada Tuhan daripada haus akan harta.

Editor : Rudy UGT
Ketua : OKP BK-RI
DPD : Jawa Barat

By DEDE KW

KALIBERNEWS.NET. merupakan Media SKU & Online yang berdiri pada tahun 2020 lalu di Kabupaten Badung, yang mempunyai moto, "" Berbicara fakta tanpa rekayasa "" merupakan Media lokal jawa barat yang sudah memiliki beberapa kepala perwakilan dan beberapa kepala biro di Indonesia,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *