Jateng.-Kalibernews.net.-//-Penolakan tambang galian C di desa gandatapa kecamatan sumbang kab.Banyumas jawa tengah bersama warga masyarakat yang berdatang sekitar 100 orang untuk memasang banner ada 4 banner yang sudah terpasang di lokasi tambang pada tanggal 11 Januari 2026 jam 11.00 AM dan juga ada pengamanan dari pihak kepolisian setempat untuk menjaga ketertiban pemasangan banner,
Alhamdulillah berjalan dengan lancar Penolakan tersebut wujud kepedulian masyarakat dan menjaga alam di kaki gunung Slamet, yang berlokasi di desa gandatapa kec. sumbang kab. Banyumas jawa tengah untuk menggelar aksi damai Dan tambang ini masih berjalan dengan lancar dg puluhan dumptruck yg melebihi tonase Tambang ini memiliki izin resmi dari Dinas ESDM, Dinas Lingkungan hidup Jawa Tengah dan kementerian RI milik PT Sejahtera Keluarga Bumiindo.
Aksi akan berlanjut pada tanggal 19 Januari 2026 Di kantor desa gandatapa untuk Audiensi, sedangkan Orasi, dialog dan galang dukungan akan dilakuan di pasar kemukusan, pasar sikapat dan di jalan raya Baturaden Timur, jelas Sekertaris Aliansi tolak tambang Gandatapa Fajar Kurniawan.
Adanya tambang galian c warga telah resah yang kemarin jalan Karangcegak – Limpakuwus tepatnya jalan Baturaden timur yang November 2025 dengan anggaran senilai 19.800.000.000 (sembilan belas milyar delapan ratus juta rupiah) ada beberapa titik yang sudah rusak kembali karena dilewati truk pasir setiap harinya,
inilah keluhan dari warga sumbang dan aliansi Warga Tolak Tambang Gadatapa tutur kata koordinator Eka Wisnu iryantaMenurut dia kondisi tersebut akan semakin memburuk jika aktivitas penambangan tersebut masih berjalan langsung tanpa pengawasan dan evaluasi yang ketat.
Ia mengatakan harapan utama warga yang tergabung dalam aliansi tersebut adalah penutupan permanen total aktivitas tambang di wilayah gunung kaki Slamet tersebut, kata eka wisnu iryanta menegaskan Edi. Rival R.D.K *** Prima Grup ***