HAMPARAN PERAK – Kalibernews.net,-//-. – Bau anyir korupsi BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Bina Sejahtera Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang kemana-mana, Sabtu (31/1/2026)
Infonya BUMDes Bina Sejahtera Desa Kota Datar dengan unit usaha beternak burung Puyuh mengambil modal dari Dana Desa sebanyak Rp 250 juta.
Didirikan pada tahun 2018 BUMDes Bina Sejahtera terus berjalan, namun entah mengapa di pertengahan jalan, Badan Usaha Desa berplat merah itu tiba-tiba terhenti.
Sast ini terpantau kalau kandang burung Puyuh di Dusun V tak berada di lokasi, bahkan rapat tahun bagi para anggota BUMDes Bina Sejahtera diduga belum pernah dilakukan.
Pemerhati Desa AY Sastrawan menilai kalau BUMDes Bina Sejahtera Desa Kota Datar tak transparan dan mempunyai manajemen yang buruk, sehingga diragukan diragukan kemajuannya..
“Kita mempertanyakan sudahkah rapat tahunan BUMDes Bina Sejahtera dilakukan? Padahal musyawarah wajib tahunan untuk melaporkan pertanggungjawaban pengurus (kinerja & keuangan), mengevaluasi unit usaha, serta menyusun rencana kerja dan anggaran tahun berikutnya.
Rapat ini bertujuan menjamin transparansi, akuntabilitas, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi desa,
” beber AY Sastrawan kepada wartawan.Bahkan AY Sastrawan menelisik adanya persoalan urgent di dalam kepengurusan BUMDes Bina Sejahtera sehingga pengurus harus direvisi.
“Saya meminta agar BPD Desa Kota Datar juga memantau sebagai perwakilan warga di Kota Datar karena itu merupakan tugas mereka,” ucap AY Sastrawan.
Bahkan akibat persoalan BUMDes Bina Sejahtera nyaris terjadi baku hantam antar warga di sebuah kedai di simpang perempatan Mak Susi, dengan salah seorang anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Kota Datar AB.
Dugaan perseteruan karena carut marutnya persoalan BUMDes Bina Sejahtera yang mengusahakan peternakan burung Puyuh.
Upaya konfirmasi wartawan dengan Ketua BUMDes Bina Sejahtera Desa Kota Datar Hanafi 082166131545 belum menuai hasil.(M&Diko)