Perangi Hoaks, Diskominfo Sukabumi Siapkan Sistem Terintegrasi dan Reward bagi Warga Peduli Informas

Sukabumi,-Kalibernews.net.-//-Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi digital sekaligus memerangi penyebaran hoaks yang semakin marak di ruang digital.

Langkah strategis dilakukan melalui sistem kerja terintegrasi antarbidang yang dirancang untuk mengantisipasi, memverifikasi, hingga mengklarifikasi informasi yang beredar di tengah masyarakat, khususnya yang bersifat viral.Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfosan Kabupaten Sukabumi,

Ujang Zulkifli, menjelaskan bahwa setiap informasi yang menjadi perhatian publik terlebih dahulu diklasifikasikan oleh Bidang Statistik. Proses ini bertujuan memastikan kesesuaian informasi dengan data sektoral resmi yang dimiliki pemerintah daerah.

“Setiap ada berita viral, kami klasifikasikan terlebih dahulu melalui Bidang Statistik untuk memastikan apakah sesuai dengan data sektoral atau tidak. Semua harus berbasis data,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Setelah melalui tahap verifikasi data, informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP).

Melalui bidang ini, Diskominfo menyampaikan klarifikasi kepada masyarakat serta membuka akses informasi kepada rekan-rekan wartawan agar pemberitaan tetap akurat, berimbang, dan tidak menyesatkan.

Tak hanya berhenti pada klarifikasi, dari sisi keamanan informasi Diskominfo juga melakukan penelusuran terhadap sumber serta saluran media penyebaran informasi.

Jika ditemukan indikasi hoaks atau konten yang berpotensi merugikan masyarakat, maka akan dilakukan langkah penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kalau memang berpotensi hoaks dan perlu diproses, tentu akan kami tindaklanjuti. Jika ada laporan atau keluhan dari masyarakat, kami juga segera membuat klarifikasi resmi,” jelasnya.

Dalam upaya memperkuat ekosistem informasi yang sehat, Diskominfo Kabupaten Sukabumi tidak hanya mengandalkan peran internal pemerintah.

Sinergi dengan insan pers dan partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya penyaringan informasi.

Bahkan, Diskominfo berencana memberikan sertifikat penghargaan atau reward kepada masyarakat yang aktif membantu menyaring serta melaporkan informasi yang berpotensi menyesatkan.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan publik dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman dan bertanggung jawab.“Kami ingin membangun komunikasi yang solid dengan wartawan dan masyarakat.

Bukan hanya dengan konten kreator, tetapi seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap kualitas informasi. Kami siapkan penghargaan agar semangat literasi digital terus tumbuh,” tambahnya.

Ujang menegaskan bahwa kolaborasi, keterbukaan informasi, dan forum diskusi menjadi kunci dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih baik di era digital.

Ia pun mengapresiasi berbagai kegiatan literasi digital yang menghadirkan banyak gagasan dan perspektif.“Banyak orang, banyak pemikiran, itu sangat penting untuk kemajuan Sukabumi.

Dengan diskusi dan kolaborasi, kita bisa membangun daerah ini lebih baik lagi,” pungkasnya. *** Januar ***

By DEDE KW

KALIBERNEWS.NET. merupakan Media SKU & Online yang berdiri pada tahun 2020 lalu di Kabupaten Badung, yang mempunyai moto, "" Berbicara fakta tanpa rekayasa "" merupakan Media lokal jawa barat yang sudah memiliki beberapa kepala perwakilan dan beberapa kepala biro di Indonesia,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *