Bandung Barat,-Kalibernews.net.-//– Pemerintah Kecamatan Ngamprah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada Jumat (27/2/2026).
Forum strategis ini tidak hanya membahas arah pembangunan tahun mendatang, tetapi juga menjadi momen perpisahan Camat Ngamprah, Agnes Virganty, yang akan mengemban amanah baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
Musrenbang RKPD 2027 difokuskan pada penyelarasan usulan prioritas dari 11 desa di Kecamatan Ngamprah.
Agenda utama meliputi:Pemaparan hasil Pra-Musrenbang,Inventarisasi dan verifikasi usulan desa,Penetapan skala prioritas pembangunan,Penyusunan berita acara untuk dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten.
Mayoritas desa mengajukan peningkatan dan pembangunan infrastruktur jalan desa, selain program pemberdayaan masyarakat, bantuan hibah, serta bantuan sosial.
Usulan tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam, para kepala desa beserta perangkatnya, perwakilan Bapelitbangda, tokoh masyarakat, serta jajaran organisasi desa.
Hadir pula perwakilan kepolisian dan TNI yang menyatakan komitmennya dalam mendukung kelancaran program pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Ngamprah Agnes Virganty menyampaikan pamit kepada seluruh peserta Musrenbang.
Ia telah dilantik oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritche Ismail, sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Sekdis Bangkesbangpol) Kabupaten Bandung Barat.
Meski telah resmi dilantik, masa efektif tugas barunya dimulai pekan depan sehingga ia masih memimpin langsung jalannya Musrenbang kali ini.
Musrenbang dilaksanakan di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada 27 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan resmi perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2027.
Mengapa Musrenbang Ini Penting?Musrenbang kecamatan menjadi tahapan krusial dalam sistem perencanaan pembangunan daerah karena menjadi ruang penyelarasan aspirasi masyarakat desa dengan kebijakan pemerintah kabupaten.
Dari forum ini akan terlihat program mana yang bersifat mendesak, berdampak luas, dan realistis untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2027.
Selain itu, forum ini juga menandai transisi kepemimpinan di Kecamatan Ngamprah. Dalam sambutannya, Agnes menyampaikan pesan agar kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan
Ia menegaskan bahwa kesinambungan program dan sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang berorientasi pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Bagaimana Mekanisme Selanjutnya?Seluruh usulan yang telah disepakati akan dirangkum berdasarkan tingkat urgensi dan kesesuaian dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Tim kecamatan akan mengawal hasil tersebut ke forum Musrenbang tingkat kabupaten untuk dibahas lebih lanjut bersama perangkat daerah terkait.
Perwakilan Bapelitbangda menjelaskan bahwa hasil berita acara Musrenbang kecamatan akan menjadi dasar dalam penyusunan RKPD 2027. Oleh karena itu, setiap usulan harus melalui kajian matang agar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Harapan ke DepanDengan terlaksananya Musrenbang ini, diharapkan pembangunan di Kecamatan Ngamprah pada tahun 2027 dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Infrastruktur yang memadai, program pemberdayaan yang tepat guna, serta dukungan lintas sektor diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Musrenbang RKPD 2027 menjadi bukti komitmen bersama antara pemerintah kecamatan, desa, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus bergerak maju membangun Bandung Barat yang lebih berkembang dan sejahtera. (*** Imam & Wan ***)