“GARUT,-Kalibernews.net.-//– Gemerlap lampu panggung Ramadhan Fashion Festival (RAMFEST) 2026 di Garut Plaza (4-7 Maret 2026) menjadi saksi bisu lahirnya bintang baru dari timur Garut.
Di antara ratusan peserta berbakat, nama Nabila Naura Sucherman, siswi kelas 6 SDIT Cihanja, berhasil mencuri perhatian dewan juri dan menyabet gelar Juara 1 Fashion Show Competition kategori SD Kelas 3-6 se-Kabupaten Garut.
Kemenangan ini bukan sekadar tentang langkah anggun di atas catwalk, melainkan sebuah simfoni kolaborasi antara bakat alami, dukungan institusi, dan sentuhan tangan-tangan terampil pengrajin lokal.
Melampaui Batas GeografisMeski menempuh pendidikan di SDIT Cihanja yang terletak di kaki Gunung Kolelega, Desa Caringin, Kecamatan Karangtengah, Nabila membuktikan bahwa jarak bukan penghalang untuk berprestasi di level kabupaten.
Kepercayaan dirinya yang memukau menjadi bukti nyata keberhasilan pola pendidikan karakter di sekolahnya.
Ketua Yayasan SDIT Cihanja sekaligus tokoh masyarakat Garut, Ir. H. Dede Salahudin, M.M., menegaskan bahwa prestasi ini adalah buah dari visi besar yayasan. “Kami berkomitmen mendukung penuh talenta siswa, baik akademik maupun non-akademik.
Keseimbangan antara IMTAK dan IPTEK adalah kunci agar generasi mendatang memiliki character building yang kuat untuk membangun negeri,” ujar mantan anggota DPRD Garut tersebut.
Mahakarya Kolaborasi: Batik Paledang dan Jahitan SamarangDi balik penampilan mempesona Nabila, terdapat narasi tentang dedikasi dan inovasi.
Gaun yang dikenakannya merupakan hasil kolaborasi apik dua maestro lokal yang memberikan detail sempurna pada setiap lekuk busana.
Keanggunan motif batik tulis yang dikenakan Nabila disuplai langsung oleh Batik Tulis Ceu Ria dari Kampung Batik Paledang, pusat kerajinan batik legendaris di Jl. Ciledug, Garut Kota.
Keindahan kain tersebut kemudian dieksekusi dengan presisi tingkat tinggi oleh tangan dingin Yuyus Tailor dari Kecamatan Samarang.
Perpaduan desain yang inovatif, jahitan yang rapi, dan kualitas batik yang otentik menciptakan mahakarya yang tidak hanya anggun secara visual, tetapi juga sarat akan nilai budaya.
Inilah faktor krusial yang membuat dewan juri terpikat.
Katalisator Ekonomi KreatifAcara yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut ini memang bertujuan lebih dari sekadar ajang pamer busana.
RAMFEST 2026 sukses menjadi wadah penguatan identitas budaya dan penggerak ekonomi kreatif.
Kisah Nabila adalah pesan optimis bagi seluruh anak-anak di Kabupaten Garut: bahwa dengan dukungan yang tepat dan semangat kolaborasi, karya dari sudut desa manapun mampu bersinar dan menginspirasi di panggung besar.** Rf **