Kab.Bandung-Kalibernews.net,-//- Dugaan kuat tidak transparansi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes-DD), dari tahun ke tahun menuai sorotan warga
Kini mulai terendus awak media , Informasi yang dapat dihimpun redaksi kalibernews.net. berdasarkan hasil wawancara tim dengan tokoh masyarakat Desa Sukaluyu Kecamatan Pangalengan menyebutkan adanya beberapa indikasi pelanggaran yang berpotensi merugikan keuangan Negara serta menyulitkan masyarakat dalam berbagai aspek pelayanan publik.
Hal ini Berdasarkan hasil informasi yang diterima redaksi dan berdasarkan wawancara langsung dengan tokoh masyarakat yang enggan disebutkan identitasnya, Jumat 6 Maret 2026 sekira pukul 11 Wib. dirumah kediamannya Desa Sukaluyu kepada awak media menyampaikan ada beberapa permasalahan yang menjadi sorotan antara lain:
Dugaan Langgar Kebijakan, Kepala Desa Sukaluyu diduga mempekerjakan anggota BPD dalam pelaksanaan pekerjaan infrastuktur dan kegiatan lainnya dalam hal ini kepala desa bersama anggota BPD berkolaborasi dalam pelaksanaan proyek Desa.
Lanjut Narasumber ada dugaan Penyalahgunaan Anggaran, sejumlah warga mempertanyakan kejelasan penggunaan dana desa, di mana terdapat indikasi bahwa sebagian anggaran digunakan untuk kepentingan di luar kepentingan masyarakat, dan ada penggelembungan nama penerima program, tapi nama tersebut tidak pernah menerima bantuan,
Pelayanan Publik/Keterbukaan informasi yang Buruk, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan akses keterbukaan informasi publik sebagai hak seluruh warga masyarakat dari pemerintah desa, ada aduan juga bahwa kepala desa jarang berada di tempat juga kurang aktif dalam berinteraksi dengan masyarakat pungkasnyaUntuk memastikan informasi tersebut.
Tim Awak media Kalibernews.net Menyambangi kantor Desa Sukaluyu Kecamatan Pangalengan Jumat 6/3/2026 sekira pukul 13:20.Wib. untuk melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala desa & Sekretari desa namun sayang mereka tidak ada di tempat, menurut keterangan staf/ perangkat desa lagi ada giat di luar dan memberikan nomor kontak sekdes dan kaur kesra Sukaluyu.
Guna memenuhi kewajiban awak media konfirmasi awak media menghubungi nomor Cellular sekdes namu sangat di sayangkan sekdes tidak aktif, kemudian awak media melanjutkan konfirmasi melalui No Handphone Kesra, akhirnya nyambung saat dimintai informasi terkait dengan apa yang menjadi topik pembahasan dan informasi yang berhasil dihimpun redaksi, Kesra menjawab sangat simpel dan padat saya tidak tahu pak untuk pelaksanaan pekerjaan yang seharusnya tugas saya TPKD untuk melaksanakannya, tapi saya tidak di libatkan, dan mengenai laporan pertanggung jawaban saya hanya menandatangani laporan LPJ tersebut pungkas, kaur kesra.
Hingga berita ini relis dan diterbitkan, pihak pemerintah desa belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut, kepala Desa Dan Sekretaris Desa Bungkam, padahal tum sudah berupaya hadir ke kantor Desa, Sukaluyu Kecamatan Pangalengan namun Kepala dan Sekretaris Desa Bungkam,
Padahal tim sudah berpesan kepada Kaur Kesra untuk dapat menyampaikan kehadiran untuk meminta konfirmadi, sebagai bagian dari prinsip keberimbangan berita redaksi Kalibernews.net memberikan ruang dan waktu bagi pihak terkait untuk memberikan tanggapan atau klarifikasi lebih lanjut, namun tak kunjung menghubungi redaksi, ada apa dibalik bungkamnya Kepala dan Sekertaris Desa Sukaluyu Kecamatan Pangalengan.*** Tim ***