SBB, Kalibernews.net-//-Terhitung dari sekarang selasa 7 April 2026 jumlah ledakan Bom menurut warga suda tiga kali, belum di ketahui siapa yang menjadi pelaku peledak bom tersebut, bunyi ledakan membuat suasana warga dua dusun Ani dan pawai Desa loki Kecamatan Huamual kembali menjadi tegang dan masyarakat menjadi panik.
Perkiraan bunyi ledakan bom yang ketiga sekitar jam 11: 00 WIT. Jarak ledakan bom dari pemukiman warga dusun pawai tidak terlalu jauh, sedangkan perkiraan jarak bom meledak dari pantai kurang lebih 20 meter.
Polisi subsektor laala dan babinsa yang bertugas di wilayah desa loki telah memeriksa dan memasang tali pembatas di tempat dugaan Bom meledak, menurut warga sebelum ada bunyi ledakan, melihat orang di pantai pawai melempar ke arah atas lalu kemudian lari ke arah selatan.
Warga yang melihat tidak mengenal siapa pelaku, sebab pelaku menutup muka, warga berharap Polisi dapat mengungkap siapa pelaku tersebut, suda membuat suasana dua dusun menjadi tegang.
Pihak Kepolisian subsektor laala dan Babinsa yang bertugas di wilayah Desa loki kecamatan huamual berhasil meredakan suasana tegang di dua Dusun, sampai akhirnya masyarakat kembali beraktifitas seperti biasa.
Masyarakat juga menyoroti dan mempertanyakan kenapa pejabat kepala desa loki dan anggota DPRD asal dusun Ani tidak hadir di tengah masyarakat dua dusun yang bertikai, harusnya bertanggung jawab, turun berikan arahan damai, kepada dua bela pihak yang bertikai.
Saat ini Polisi sedang menangani perkara melakukan proses pengambilan data dan pengumpulan informasi guna mengunkap pelaku peledak Bom tersebut, masyarakat di himbau agar tetap tenang, tidak terprofokasi oleh isu yang menyebabkan konflik.
Pewarta~ Kaperwil Maluku Ode Rama.