Majalengka,-Kalibernews,-[]  Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Majalengka Polda Jabar telah mengungkap Pelaku Tindak Pidana Sengaja membakar rumah dan atau mengancam menggunakan senjata tajam dan atau melakukan Pengrusakan.

 

“Pelaku berhasil berinisial KP (34) Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka. Ini akibat cemburu, pelaku mengejar PN Isterinya dengan membawa Arit dan mengancam akan membunuh kemudian pelaku masuk ke dalam rumah mertuanya SB (57) dan mengunci pintu dari dalam Yang pada saat itu mertuanya sedang dirumah tetangganya.

 

Lebih lanjut, pelaku sambil mengancam korban dengan membawa pisau dan bahan bakar Jenis pertalit dengan kata-kata “hadirkan istri saya yang di bawa orang kalau tidak ada waktu 45 menit, rumah akan saya bakar”.

 

Namun isterinya tidak datang dan pelaku KP (34) terciptalah rumah milik Korban (Mertuanya)”, “Kata Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi Disertai Kasat Reskrim AKP Febry H. Samosir dan Kanit PPA Sat Reskrim Polres Majalengka IPDA Agung Setya Utomo saat Gelar Konferensi Pers , Selasa (26/4/2022).

 

Ia juga menuturkan bahwa sudah memerikasa para saksi dan pelaku lima barang KP (34) beserta beberapa kejadian tersebut mengalami kerugian sebesar Rp 150.000.000,- ( Seratus Puluh Juta Rupiah ).” penjelasan.

 

Dengan kejadian tersebut Pelaku KP (34) terlibat Kasus Tindak Pidana “Sengaja membakar rumah dan atau mengancam menggunakan senjata tajam dan atau melakukan Pengrusakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187 jo 368 jo 406 KUHPidana dengan diancam dengan penjara paling lama belasan tahun penjara.” tegas Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi.

Sumber (( Humas polres ))

Editor (( dedekw678@gmail.com ))

By DEDE KW

KALIBERNEWS.NET. merupakan Media SKU & Online yang berdiri pada tahun 2020 lalu di Kabupaten Badung, yang mempunyai moto, "" Berbicara fakta tanpa rekayasa "" merupakan Media lokal jawa barat yang sudah memiliki beberapa kepala perwakilan dan beberapa kepala biro di Indonesia,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *