BEKASI,-Kalibernews,-[] . Polsek Beaksi timur melakukan kegiatan kegiatan razia kepada para calo angkutan umum d terminall bus AKAP dan AKDP Bekasi d pimpin langsung oleh kapolsek Bekasi timur Kompol Rusit Malaka sh Kamis tgl 12 mai 2022 jam 09.00 wib s/d 12.00 denqan kuat personil 11,reskrim 11 pers,intelkam:2 pers .

 

Adapun dalam kegiatan razia tsb anggota melakukan undercover dan mapping guna mendapatkan BB, pelaku untuk riksa d lapangan untuk mencurigai sbagay calo angkutan umum.

dalam giat tersebut berhasil menjaring 3 orng an:Manuli manalu, Taufik hidayat, Purnomo susilo.

Barang bukti yg e sita:

20 bundel foto copy tiket penumpang tdk ada nama PO nya. 1bundel tiket pnumapng asli PT. Dieng indah, 1bunel tiket penumpqng asli PT. Maju mudq mandiri, 1bundrl tiket penumpang asli PO. safari. Ketigq orang tersbut lansung d bawa ke mako polsek Bekasi timur.

 

kompol Rusit Malaka sh mh.juga menjelaskan *1.* Bahwa terminal bus Bekasi beroperasi selama 24 jam dengan berbagai tujuan antar kota dan antar provinsi jumlah diantaranya adalah :

– 19 (sembilan belas) tujuan antar kota provinsi ( AKAP

– 23 ( dua puluh tiga) PO ( Perusahaan outo/ bus)

– 20 ( dua puluh) tujuan dalam provinsi AKDP

– 21 (dua puluh satu) angen bus ( PO )

*2.* Secara umum kegiatan penjualan Tiket Bus Antar Kota Antar Propinsi beberapa agen Bus di terminal Bus Kota Bekasi dimulai pada pukul : 07.00 s/d 20.00 wib.

3.. penjualan tiket bus AKDP dan pembelian tiket langsung diatas Bus sesuai tujuan Bus dimana selaku pelaku tiketing bus langsung menulis di salah satu kertas sesuai apa tujuan calon penumpang dan pelaku (calo tiket) langsung memunggut ongkos sebesar Rp.100.000 ribu kepala calon penumpang.

*4.* Setelah pelaku Calo tiket memunggut uang tiket penumpang dan penumpang langsung naik ke dalam bus asal bus saja dan sang calo tiket berbicara *Tiket dah bayar* selang 15 Menit kemudian datang awak bus yang sebenarnya yang juga menagih ongkos saat bus akan berangkat, padahal saat itu korban merasa sdh membayar ongkos Bus dengan menunjukkan selembar karcis yang ditulis tangan oleh oknum Calo, sehingga terjadi adu berargumentasi namun hal tsb awak bus yang asli tetap akan menagih ongkos bus kepada calon penumpang dan ternyata oknum Calo tersebut tidak menyerahkan uang dari calon penumpang kepada awak bus yang asli alias uang tersebut dibawa kabur oleh pelaku Calo tiket.

*5.* Korban merasa sudah membayar ongkos bus yang akhirnya melalui Medos membuat narasi *Tiktok* bahwa korban merasa di intimidasi oleh oknum calon tiket bus.”pungkasnya.

Sumber (( Humas FRN ))

Editor (( dedekw678@gmail.com ))

By DEDE KW

KALIBERNEWS.NET. merupakan Media SKU & Online yang berdiri pada tahun 2020 lalu di Kabupaten Badung, yang mempunyai moto, "" Berbicara fakta tanpa rekayasa "" merupakan Media lokal jawa barat yang sudah memiliki beberapa kepala perwakilan dan beberapa kepala biro di Indonesia,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *