Soreang-Kalibernews,-[] Telah terjadi Longsor tanah dan batu dari ketinggian 4 Meter diatas pemukiman warga masyarakat tepatnya di Kampung Pasirhuut RT 02 RW 08 Desa Bojong Kecamatan Nagreg Tepatnya pada Edisi 20 Maret 2022 Sekira Pukul 19 :30.Wib.

Akibat Terjadinya longsor dingding batu setinggi kurang lebih 4 meter diatas pemukiman warga mengakibatkan 3 Unit Rumah warga tertimbun longsoran tersebut yang mengakibatkan 3 rumah warga mengalami kerusakan cukup parah dan mengakibatkan ,1 orang warga meninggal dunia , 2 orang warga mengalami luka luk

Warga yang g meninggal dunia berinisial, Neng WN usia 32 tahun jenis kelamin perempuan,dan korban luka ibu oon 40 tahun dan seorang balita, menurut penuturan beberapa orang warga yang merupakan korban Longsor saat dikonfirmasi Kalibernews dirumah kediamannya Jum’at 13)5/2022 sekira Pukul 13 : 30.WIB dirumah kediamannya memaparkan bahwa Kejadian longsor itu terjadi pada hari Minggu 20/03/2022 diperkirakan pukul 19:30 w

Lanjut warga ( Korban ) pada waktu itu wilayah Desa Bojong Kecamatan Nagreg diguyur hujan dengan intensitas lebat sehingga membuat tebing yang ada diatas rumah kami mengalami longsor, longsoran tersebut berupa tanah dan batu serta air langsung menghantam bagian rumah milik warga, karena bongkahan batu dan longsoran tanah yang dibarengi air hujan cukup lebar sehingga bangunan dinding rumah tidak mampu menahan bongkahan tersebu
Saat itu semua penghuni rumah sedang berada dalam rumah sehingga begitu terjadi longsor menimpa rumah nya kami tidak bisa menyelamatkan diri, sehingga ada 3 seorang warga tertimbu reruntuhan dinding rumah 1 orang tidak bisa diselamatkan dan dua orang mengalami luka luk
Selain menimbulkan korban jiwa longsoran tersebut juga merusak 3 unit rumah dan mengalami kerusakan yang sangat Farah serta merusak infrastruktur Akses Jalan gang, kerugian belum bisa di prediksi ketiga rumah tersebut milik Bapak Aca, Bapak Aman, dan Bapak milik Ohin Ungkapny
Lanjut warga terkait dengan kejadian longsor yang terjadi di wilayah Cihuut besok harinya hadir bapak Bupati Kabupaten Bandung, Camat Kecamatan Nagreg dan pemerintah Desa Bojong untuk melihat meninjau langsung untuk lokasi kejadian, pada waktu itu juga kami sebagai korban longsor mendapatkan bantuan dari bapak Bupati berupa bantuan sembako ,alat tidur dan sejumlah uang ,dan khusus untuk santunan korban yang meninggal dunia diberi berupa sambako dan uang tunai senilai Rp.400.000
Namun Sampai saat ini kondisi longsoran tersebut belum kunjung di benahi atau di bereskan ,oleh pihak pemerintah Kabupaten Bandung Kecamatan Nagreg Desa Bojong, karena sesuai janji bapak Bupati saat berkunjung lokasi longsor akan dibersihkan dan dirapihkan serta akan segera di lakukan renovasi baik dinding tebing maupun rumah milik warga terdampak longsor akan tetapi hingga saat ini tidak kunjung di perbaik
Kami berharap kepada pemerintah Desa Bojong Kecamatan Nagreg mendesak Bupati kabupaten Bandung Bedas agar secepatnya memenuhi janjinya untuk segera melakukan Renovasi rumah miliknya dan melakukan perbaikan Dinding tebing, karena kami atasnama warga masyarakat merasa cemas dan takut aka terjadi lagi longsor susulan.
Saat ini rumah milik warga terdampak pasca longsor hanya ditutupi oleh atap dan dinding terpal agar terhindar dari panas dan hujan, kami hanya baru bisa melakukan pembenahan material longsor yang masuk kedalam rumah kediamannya, sedangkan bongkahan yang Masih memenuhi sebagian pinggiran rumah, belum bisa di rapihkan pungkasnya
Pada hari dan tanggal serta waktu juga tempat yang sama Ketua DPK LSM Pekat IB Kecamatan Nagreg IBAzzi Permana menyampaikan kepada kalibernews bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bojong Kecamatan Nagreg agar secepatnya membantu dan mendesak Bupati Kabupaten Bandung secepatnya merealisasikan/menunaikan janjinya, karena janji itu Hutang pungkasnya.
Pewarta (( Ibeng & Pepen ))
Editor (( dedekw678@gmail.com ,))