Kalibernews’-Dolok Masihul/Serdang Bedagai,-[] dimasa yang sangat sulit saat ini sangat dibutuhkan sekali dengan yang namanya pengiritan dan penghematan Sehingga para siswa/siswi di sekolah smp negeri 1 Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, mengikuti kegiatan disekolah dengan cara menabung yang di ambil dan disisihkan dari hasil uang jajan para siswa, tetapi sangat di sayangkan sepertinya kegiatan yang di ikuti para siswa/siswi di sekolah tersebut diakhir masa pendidikan tidak sepenuhnya siswa menerima dari hasil yang ditabung, di sebabkan dengan adanya kebijakan yang diambil oleh pihak guru kelas agar dana tersebut di gunakan sebagai hari perpisahan atau pelepasan siswa, adapun informasi yang di dapat dari salah satu orang tua siswa yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan kepada awak media ini bahwa pengutipan dana untuk perpisahan tersebut sepertinya dinilai sangat terlalu berlebihan, sebab para siswa yang sudah tamat dari Sekolah Menengah pertama (SMP) akan melanjutkan untuk menempuh kejenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), ucap Narsum tersebut Dengan rasa kecewa.
Melanjuti dari pemaparan yang di berikan oleh Narsum, langsung awak media mengkompirmasi Kepsek SMP Negeri 1 Dolok Masihul ibu Rahma jum’at (20/05/2022) sekira pukul 10:47 wib melalui Seluler (HP) Beliau mengatakan Kepada Awak Media, saya Tidak Mengetahuinya pak, Nanti akan saya pertanyakan Kepada Guru-guru Kelas Ucapnya, Sa’at di kompirmasi yang Ke dua kalinya senin (23/05/2022) untuk mempertanyakan apakah kepsek sudah mempertanyakan kepada guru-kelas tentang adanya kegiatan dan pemungutan dana perpisahan siswa jawab beliau saya belum mempertanyakanya pak saya masih di kantor korwil dolok masihul, lanjut untuk memastikan keberadaan kepsek apakah benar beliau di kantor korwil namaun saat awak media sampai di kantor korwil beliau tidak dapat di temui dan di hubungi beberapa kali kehenpon beliau namun henpon beliau sedang tidak aktif, lanjut pada hari yang sama awak media datang kesekolahnya beliau tidak berada di tempat dan terlihat di area sekolahan ada kegiatan pemasangan besi teratak saat di kompirmasi kesalah satu guru yang tidak mau menyebutkan namaya guru tersebut menjawab besok ada acara pelepasan atau perpisahan siswa kelas 9 ucapnya mengakhiri.
Jika melihat dengan adanya pemasangan teratak dan jawaban dari seorang guru tersebut bahwa pemasangan teratak itu untuk acara pelepasan siswa berati informasi yang di terima awak media itu benar, tetapi mengapa kepsek sepertinya menghindar dari pertanyaan wartawan di duga kepsek sengaja menutupi agar hal ini tidak di ketahui orang banyak, sebab menurut informasi yang di dapat besaran dana untuk perpisahan siswa tersebut Rp.125.000 untuk acara perpisahan sekolah dan Rp.250.000 untuk perpisahan rekreasi atau bertamasya belum lagi info adanya dana Rp.100.000 untuk uang ijajah maka jika di total dari keseluruhanya dana tersebut di kali siswa kelas 9A,9B,9C,9D,9F,9G dengan jumlah siswa per satu ruang 30 siswa sampai 35 siwa maka jumlah keseluruhan dana yang terkumpul hampir mencapai ratusan juta rupiah.
Pewarta ((( Budi Nawan)))
Editor (( dedekw678@gmail.com ))