Garut,-Kalibernews,-[] Pada hari Jumat 10/6/2022. Air Laut selatan mengalami Pasang dengan ketinggian gelombang diperkirakan 2 hingga 3 meter dibandingkan hari-hari biasanya, padahal jarak dari bibir pantai ke jalan dermaga mencapai 15 Meter.
Hal ini berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa nelayan yang ada di kawasan pantai rancabuaya yang enggan disebutkan Identitasnya satu persatu, menurut mereka dalam waktu tiga hari kebelakang hingga saat ini Jumat 10/6/2022 air pantai rancabuaya mengalami pasang hingga semburan ombak/gelombang sampa di pemukiman warga atau lebih tepatnya gelombang air sampai ke akses jalan dermaga sambil nunjuk ke akses jalan yang basah.
Lanjut nelayan kejadian ini sudah 4 hari menyebabkan kami para nelayan sementara waktu harus menghentikan kegiatan nelayan mencari ikan ditengah laut, disebabkan gelombang ditengah lautpun sangat besar dan dibarengi angin kencang, resikonya sangat besar apabila para nelayan memaksakan berlaut
Untuk mengisi kegiatan sela gelombang pasang yang terjadi di laut pantai selatan, kami para nelayan hanya bisa terdiam dan melakukan perbaikan alat alat berlaut seperti, perahu, dan memperbaiki alat alat yang lainnya, otomatis penghasilan kami dalam kurun 4 hari ini berkurang atau tidak ada penghasilan sama sekali,
Hal ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya jadi kami tidak aneh lagi, adapun beberapa nelayan yang memaksa melaut akan tetapi resikonya sangat tinggi, keselamatan jiwa lebih penting di banding dengan penghasilan pungkasnya
Pewarta (( Herna Susilawati ))
Editor (( dedekw678@gmail.com ))