Sumatera Utara, Tapanauli Utara, Kalibernews.net.[]-Senin, 24 Juli 2022 Penyaluran bantuan pemerintah kelihatannya masih perlu diawasi ketat, karena ditemukan masih banyak yang bermasalah.Masalahnya pun bermacam-macam, ada yang penerimanya tidak tepat sasaran dan ada pula yang bantuannya tidak sampai secara utuh.Sesuai dengan sumber dan bentuk bantuan, maka penerimanya pun ada yang tumpang tindih separti baru_baru ini awak media online ini menemukan ada rumah yg masih layak huni tapi menerima double, sebaliknya yang layak menerima karena keadaan rumahnya memprihatinkan malah tidak menerima,seperti hasil Vidio yang kita sajikan ini. Awak media baru2 24/10/2022 hasil informasi masyarakat menemukan rumah Bpapak Parapat yg masih layak huni mendapat program BSPS tahun ini karena bahan2 Sdh ready didepan rumah ini terjadi didesa Sitolu bahaL Kecamatan purbatua kabupaten Tapanuli Utara sementara dibelakang dan tidak jauh rumah Bapak Parapat didesa yang sama seorang janda Boru Pasaribu rumah yg dihuni layak untuk mendapatkan tetapi tidak mendapat program BSPS menurut pengakuan ibu Boru Pasaribu Sdh 3 kali mengajukan dikantor desa namun tidak mendapatkan.ini diakibatkan instansi terkait dan kepala desa yang mengusulkannya juga tidak jujur dan sering KKN.Baru-baru ini ditemukan juga bantuan bedah rumah kepada masyarakat miskin yang tempat tinggalnya tidak layak huni tidak tepat sasaran. Yang menemukan pun adalah tim PKN (pemantau keuangan NEGARA) dan juga awak media online saat melakukan sosial control baru-baru ini didesa Sitolu bahaL kabupaten Tapanuli Utara propinsi SUMUT,Sebagaimana diberitakan sebelumnya belum lama ini, koorlip Sumut menemukan adanya bantuan bedah rumah di Taput yang tidak tepat sasaran. Bantuan itu seyogianya ditujukan untuk keluarga yang tidak mampu, namun yang mendapatkan bantuan itu justru keluarga yang mampu dan memiliki rumah yg masih layak, indikasi tidak tepat sasaran, hal ini sangat banyak kami temukan dikecamatan yg lainnya.Padahal sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 07/PRT/M/2018, program bedah rumah itu adalah bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tujuannya untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah, beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum.Kriteria rumah dan penghuni yang mendapatkan bedah rumah itu juga sudah dirinci dengan jelas dalam peraruran menteri tersebut. Sehingga sangat mengecewakan kalau sampai bantuan bedah rumah ini justru didapatkan keluarga yang mampu dan rumah yg masih layak huni, Sehingga timbul pertanyaan dalam benak kita, apakah masyarakat sudah kehilangan hati nurani sehingga tega menerima bedah rumah yang seharusnya milik saudaranya yang tergolong keluarga miskin? dan juga dimanakah hati nurani para petugas buat oknum2 bagian mendata?? apakah para tim pendamping bagian pendataan tidak mengerti akan poksinya??atau apakah tim pendamping pendataan curang dan KKN?? samping manfaat memperbaiki rumah tak layak huni, program bedah rumah ini juga mengurangi pengangguran dimasa pademic Covid 19,kinerja dinas terkait perlu direvisi oleh Pemkab Tapanuli Utara demi mendukung program Bupati Tapanuli Utara,ketika awak media ini meminta tanggapan kepada kadis Perkim via WhatsApp Budiman Gultom mengungkapkanKadis Perkim Tidak memberi tanggapan, pungkas (Ed/H)

 

Red/Ed/H) KALIBER News BERBICARA FAKTA TANPA REKAYASA

SEK KAPERWILPewarta ((Muhammad Muhajir))

Editor (( dedekw678@gmail.com ))

By DEDE KW

KALIBERNEWS.NET. merupakan Media SKU & Online yang berdiri pada tahun 2020 lalu di Kabupaten Badung, yang mempunyai moto, "" Berbicara fakta tanpa rekayasa "" merupakan Media lokal jawa barat yang sudah memiliki beberapa kepala perwakilan dan beberapa kepala biro di Indonesia,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *