Garut – Rabu, 5/7/2023 Sebelumnya dikabarkan di salah satu media online, bahwa kepala sekolah SDN 3 pamekarsari kecamatan banyuresmi kabupaten garut diduga meminta komitmen fee kepada rekanan (pelaksana rehab gedung sekolah) yang tersebut diatas.
Hal itu memantik komite dan paguyuban orang tua siswa meradang, dan menumpahkan statemenya di beberapa media online, pasalnya pekerja cv.putra peudeuy group jelas-jelas telah menggunakan barang material milik sekolah, selain itu beberapa item pekerjaan yang sudah ditentukan oleh panitia pengadaan barang/jasa (Dinas Pendidikan) kab. Garut, tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya (tidak sesuai bestek), dan hal tersebut diutarakan oleh perwakilan orang tua siswa di beberapa media online.
Namun informasi terkini yang dapat dihimpun oleh awak media, persoalan kwitansi yang isi redaksinya kepala sekolah SDN 3 pamekarsari menerima uang sebesar Rp. 2.000.000 untuk pembayaran komitmen fee tersebut, diterangkan oleh KS dengan disaksikan oleh korwil dan ketua PGRI kecamatan banyuresmi sudah selesai, karena pihak pemberi uang yang menguasakan kepada inisial (LL) meminta uang tersebut untuk dikembalikan, dan permintaan tersebut dikabulkan oleh kepala sekolah, dengan bukti adanya berita acara pengembalian uang untuk penganti barang material yang sudah dipakai oleh pekerja cv. Putra peundeuy group, dan ditandatangani oleh kedua belah pihak diatas materai, berikut saksi dari kedua belah pihak.
Saat dimintai keterangan, kepala sekolah SDN 3 pamekarsari menyampaikan, bahwa sebenarnya ini hanya persoalan miskomunikasi saja, dengan dimintanya uang pengganti bahan material sekolah yang sudah dipakai oleh rekanan, saya harap polemik atau tafsir bahwa saya meminta komitmen fee tersebut dapat juga berakhir, karena faktanya uang tersebut memang untuk mengganti bahan/ material sekolah, yang nyata-nyata telah dipakai oleh rekanan, itupun atas saran komite dan perwakilan orang tua siswa tuturnya.
Mudah mudahan ini juga menjadi hikmah dan menambah pengetahuan, khususnya buat saya secara pribadi umumnya untuk semua kepala sekolah, agar sebelum menandatangani apapun baca, teliti, fahami dengan seksama agar tidak timbul sesuatu hal dikemudian hari, tutupnya singkat. (Team)