Kalibernews.net. Maluku-
Pembangunan di Desa lokki kecamatan Huamual berupa pekerjaan parit dan jalan setapak membuat masyarakat marah karena upah kerja tidak sesuai Rab Desa.
Sumber anggaran pembangunan jalan setapak dan parit bersumber Dana Desa tahun 2022 dan tahun 2023.
Zakaria matakena, saat di konfirmasi awak Media mengatakan kaur pembangunan Alsen sitania diduga menipu masyarakat Desa lokki
Yang bekerja mengankat batu,kerikil dan pasir karena pembayaran tidak sesuai rincian anggaran belanja Desa (RAB Des).
Dana Desa untuk pembangunan di Desa dan untuk HOK/upah kerja masyarakat tidak boleh dipotong harus sesuai RAB Desa karena pemegang proyek suda dapat %.
Setiap pekerjaan di Desa yang menggunakan anggaran Dana Desa harus itu ber rapat BPD dan masyarakat agar terkesan transparansi
Zakaria juga menjelaskan’ tentang harga pasir, kerikil dan batu serra material lainnya sudah sesuai Rab.
Adapun Estimasinya sebagai Berikut Pasir satu kubik sesuai RAB Rp.175.000. Bayar Rp.150.000.
Batu buah mangga satu kubik sesuai RAB Rp.500.000. Bayar Rp.250.000.
Karikil untuk lapen menggunakan sisa goyangan sebanyak 32 kubik fiktif satu kubik Rp.200.000. Tahun 2022.
Batu satu ret Sesuai RAB Rp. 1600.000 bayar Rp.1300.000. Semua anggaran berasal dari DDs Desa lokki kecamatan Huamual.
Kaur pembangunan menggunakan DDs Desa lokki kecamatan Huamual tidak trasparansi kepada masyarakat.
Diminta agar terbuka UU No.14 tahun 2008.
Oleh karena itu sesuai PP No. 43 tahun 2018 akan dilaporkan kekejati Provinsi Maluku nanti, Tutupnya. 13/09/2023.
(Lom) Korwil Maluku.