Sabtu 01 Mei 2021
Kalibernews.net. Subang-
Aliansi buruh Kabupaten Subang mengarak replika virus corona pada aksi unjukrasa memperingati May Day 2021, Sabtu (1/5/2021).
Pengarakan itu dilakukan saat massa melakukan longmarch dari Kalijati Kabupaten Subang menuju Kantor Pemda Kabupaten Subang.
Keberadaan replika virus corona tersebut digambarkan para buruh merupakan penjabaran dari kondisi saat ini: sistem pengupahan yang masih terkendala pandemi hingga belum dicabutnya UU Omnibus Law yang ditetapkan pada tahun lalu.
Seorang pengunjukrasa, Dela Gustiani (24), mengatakan, pembuatan replika virus corona itu memakan waktu tiga hari.
“Itu dibuat di Wantilan. Kemarin kita bareng-bareng sih (membuatnya), selesai sekitar tiga hari,” ujar Dela ketika diwawancara kalibernews di halaman Wisma Karya Kabupaten Subang, Sabtu (1/5/2021).
“Kita juga gambarkan kondisi hari ini, di mana para buruh masih mengalami kendala soal pengupahan. Tahun lalu saja THR kami tidak full, tapi tahun ini alhamdulillah. Meski begitu tetap ada beberapa teman kami yang bekerja di perusahaan lain, THR-nya masih dicicil,” kata dia.
Hal itu juga senada dengan penjelasan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Subang, Yeni Nuraeni, ketika dikonfirmasi kalibernews Jumat (30/4/2021).
Ia mengungkap masih ada dua perusahaan yang membayar THR-nya secara dicicil.
Dela berharap agar ke depan situasi pandemi bisa segera pulih.
“Kami harap bisa seperti sediakala, kita bisa bekerja dengan aman dan tentunya upah kita dinaikkan sehingga tidak ada lagi terpengaruh pandemi,” ucapnya. (*)
Penulis ((( Anita )))
Editor: (((( Kang KW ))