Garut,-Kalibernews.net.-//-Tujuan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah sebagai berikut – *Meningkatkan Asupan Gizi Masyarakat*: Memberikan makanan bergizi gratis untuk meningkatkan status gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.
– *Membentuk Pola Makan Sehat*: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi dalam kehidupan sehari-hari dan membentuk pola makan sehat.
– *Meningkatkan Prestasi Akademik dan Kehadiran Siswa*: Meningkatkan prestasi akademik dan kehadiran siswa dengan memastikan mereka mendapatkan gizi yang cukup.
– *Mengurangi Angka Putus Sekolah*: Mengurangi angka putus sekolah dengan membantu keluarga miskin memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.
– *Mengurangi Beban Ekonomi Masyarakat Miskin*: Meringankan beban ekonomi masyarakat miskin dengan menyediakan makanan bergizi gratis.
– *Menciptakan Lapangan Kerja dan Meningkatkan Kesejahteraan Petani dan Pelaku UMKM*:Menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM melalui pemberdayaan ekonomi lokal.
– *Mendorong Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal*: Mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
– *Menurunkan Angka Stunting*: Menurunkan angka stunting pada anak-anak dengan menyediakan makanan bergizi yang cukup.
– *Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil dan Anak*: Meningkatkan kesehatan ibu hamil dan anak dengan memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang cukup.
– *Meningkatkan Produktivitas Sosial*: Meningkatkan produktivitas sosial dengan memastikan masyarakat mendapatkan gizi yang cukup untuk menjadi lebih sehat dan produktif.
Akan tetapi keberadaan Dapur Sehat yang mengelola Makan Bergizi Geratis ( MBG ) sendiri tidak memberikan Efek Domino yang positif bagi para petani dan pengusaha lokal yang ada di wilayah dimana dapur sehat itu berdiri,Hal ini berdasarkan hasil wawancara singkat awak media kalibernews dengan Ketua DPK APDESI Kecamatan Cibatu Tan Tan Senin 21/7/2025 diruang kerjanya kepada awak media menyampaikan” bahwa keberadaan Dapur Sehat makan bergizi Geratis ( MBG ) yang ada di wilayah kecamatan Cibatu khususnya umumnya di wilayah Kabupaten Garut hingga saat ini belum memberikan efek positif bagi para pengusaha dan petani lokal.
Saya menilai keberadaan Dapur Sehat makan bergizi Geratis sendiri lebih condong kepada usaha yang notabene mencari keuntungan pribadi dan kelompok dalam meraup keuntungan yang sebesar besarnya, saya menilai bertolak belakang dengan tujuan MBG itu sendiri untuk meningkatkan usaha dan ekonomi Lokal serta tidak sejalan dengan program Ketahanan pangan yang de gembor gemborkan oleh presiden Prabowo Subianto.
Pemilik dapur sehat yang mengelola Makan Bergizi Geratis ( MBG ) hingga saat ini terkesan tidak menganggap keberadaan pemerintah Desa, padahal sasaran mereka atau objek dari program yang mereka kelola itu adalah warga masyarakat di setiap Desa.
Saya berharap kedepannya pengelola dapur sehat makan bergizi geratis ( MBG ) dapat bekerja/sinergi dengan pemerintah Desa terutama dengan BUMDes juga pengusaha lokal yang ada di Desa guna memenuhi komoditi/bahan baku yang diperlukan, jangan sampai pemilik dapur sehat MBG untuk mendapatkan komoditi/bahan baku itu membeli atau mengambil dari luar wilayah kecamatan Cibatu pungkasnya ** Kang KW **