Cianjur-Kalibernews.net.-//-Suasana khidmat sekaligus penuh kebersamaan tampak menyelimuti Masjid Al-Mu’minun yang berada di Kampung Babakan Garut, RT 02 RW 07, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.
Ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda-pemudi hingga anak-anak, memadati area masjid untuk mengikuti acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan itu turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Kepala Desa Cidamar Beli Kurniawan, Babinsa Desa Cidamar Koramil Cidaun Koptu Prasetyo, Babinpotmar Posmat Cidaun, perwakilan Posal Ujung Genteng, tokoh ulama, tokoh masyarakat, serta para pengurus masjid.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah semarak sekaligus memperkuat ikatan silaturahmi antarwarga.Rabu (17/9/2025).
Acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini dibuka dengan lantunan doa dan pembukaan yang dipimpin oleh Ustad Jalaludin.
Selanjutnya, Ustad Dimyati menyampaikan hadiah simbolis sebagai bagian dari rangkaian acara.
Suasana semakin khusyuk ketika Ustad Saripudin, S.Ag., membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menandai keberkahan jalannya peringatan Maulid tersebut, “Dalam sesi sambutan, Ketua Panitia Wahdan memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya acara, baik melalui tenaga, pikiran, maupun materi.
Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Babinsa Desa Cidamar, Koptu Prasetyo, yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, persatuan, dan ketahanan masyarakat.
Kepala Desa Cidamar, Beli Kurniawan, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun desa yang rukun, damai, dan maju.
Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kiyai Haji Abdul Azis dari Pagelaran, Cianjur.
Beliau hadir atas undangan Jojon Mulyana, khusus untuk memberikan ceramah dengan tema “Intisari Maulid Nabi Muhammad SAW: Hijrah dari Mekkah ke Madinah”
.Dalam ceramahnya, K.H. Abdul Azis menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk memperdalam pemahaman terhadap perjuangan, keteladanan, serta strategi dakwah beliau.
Tema hijrah diangkat untuk mengingatkan jamaah akan pentingnya perubahan menuju kebaikan, meninggalkan kebiasaan buruk, serta membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Beliau juga menegaskan bahwa hijrah bukan sekadar perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain, melainkan sebuah perjalanan spiritual menuju kondisi yang lebih baik. “Hijrah adalah panggilan untuk memperbaiki diri, keluarga, dan lingkungan.
Sebagaimana Rasulullah SAW bersama para sahabat membangun masyarakat Madinah yang adil, beriman, dan beradab, kita pun dituntut meneladani itu dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh K.H. Abdul Azis, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh warga Cidamar khususnya, serta umat Islam pada umumnya.
Doa penutup ini menjadi momen yang menyatukan harapan jamaah agar kehidupan bermasyarakat di Desa Cidamar senantiasa dipenuhi keberkahan, kerukunan, dan semangat gotong royong.
Dengan terselenggaranya acara ini, masyarakat Desa Cidamar diharapkan semakin memperkokoh iman, mempererat silaturahmi, serta mampu meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam menjalani kehidupan sehari-hari.(Deden )