*Soreang.-Kalibernews.net.-//- Paska dilayangkan nya surat Konfirmasi oleh Media Balancenews.id.yang berdomisili di Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung kepada kepala Desa Cimaung Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung dengan nomor reg surat 020/UND/BLC/2025. dan No reg surat 021/UND/BLC/IX/2025 serta Lampiran : 1 Set. Perihal : Permohonan Konfirmasi tertanggal 17 & 22 September 2025.
Tiba – tiba Muncul dua berita tandingan yang di tayangkan oleh oknum wartawan media online Jabarkini.id dengan Headline”” Oknum Media di Kabupaten Bandung Diduga Lakukan Pemerasan Kepala Desa “” dan oknum wartawan Media online dikte.id.Edisi 30 September 2025, yang Headline beritanya, “” Kolaborasi Oknum Wartawan dan Kantor LBH, Kades dan Sekdes Jadi Korban Pemerasan “” narasi dan substansi berita tersebut sama, dalam narasi berita bahwa media yang mengirimkan surat konfirmasi itu dianggap media abal – abal karena surat yang dilayangkan itu tidak memiliki kop surat, tidak ada stampel basah dan tidak ditandatangani oleh pimpinan redaksi.
Berdasarkan hasil Konfirmasi dan wawancara singkat Pimpinan Redaksi Kalibernews.net. melalui panggilan suara WhatsApp Senin 6 Oktober 2025, sekira pukul 14.15 Wib. Pimpinan redaksi kalibernews.net. meminta klarifikasi dari pimpinan redaksi Balancenews.id. sdr Ags terkait kebenaran narasi berita yang telah ditayangkan oleh dua media diatas, pimpinan redaksi Balancenews.id. Menyampaikan “”
“” Saya sebagai pimpinan redaksi balancenews.id. tersenyum dengan narasi pemberitaan yang telah ditayangkan oleh dua oknum wartawan yang bekerja dikantor redaksi diatas, apakah mereka ini merupakan media pesanan dari kepala Desa dimaksud untuk dapat mengkanter/Backup media saya atau mereka tidak faham akan kaidah kode etik jurnalistik, sehingga mempublikasikan berita itu tidak sesuai dengan kaidah kode Etik Jurnalistik, tanpa ada konfirmasi kepada saya.
Mungkin kedua oknum wartawan tersebut tidak memahami rumus wartawan 5 W 1 H, karena dalam berita yang mereka tayangkan tidak ada keterangan baik keterangan apa ? Siapa ? tempat, waktu dan keterangan lainnya dan mereka juga hanya menanggapi hasil konfirmasi sebelah pihak dari kepala Desa Cimaung itupun kapan dan dimana mereka melakukan wawancara dengan kepala Desanya ? Dan terlebih kepada saya/redaksi Balancenews.id. juga kepada penasehat hukum tidak ada dan tidak pernah melakukan konfirmasi, baik secara lisan dan tulisan.
Saya atas nama pimpinan redaksi sudah berkoordinasi dengan bidang hukum Balancenews.id. dalam waktu dekat ini kami akan melaporkan dan melakukan Somasi dua orang oknum wartawan media online diatas kepada Dewan Pers dan kepada APH karena dalam pemberitaan karena sudah membuat berita Hoax menggiring opini pribadi dan pencemaran nama baik Media Balancenews.id serta nama baik salah satu LBH yang di maksud dalam berita.
Bahkan kamipun akan melakukan Audiensi dengan Pemerintah Desa Cimaung Kecamatan Cimaung untuk dapat membuktikan tuduhan dalam pemberitaan terkait adanya pemerasan dilakukan oleh kami pungkasnya ** red ***