SBB,-Kalibernews.net.-//-Masyarakat menolak mbg, akibat dugaan kuat beberapa anak SD di kecamatan kairatu keracunan Ratusan Anak sekolah tingkat SD dan MTS di kecamatan kairatu kabupaten seram bagian barat, Maluku di larikan ke Puskesmas terdekat akibat di duga keracunan Makanan Gratis Bergizi pada senin 20 oktober 2025.
Kejadian ini menggegerkan masyarakat sekabupaten seram bagian barat hingga masyarakat berkesimpulan untuk membatalkan anak anak mereka nanti makan MBG akibat cemas keracunan.
Salah satu sumber yang di hubungi media ini terkait kejadian tersebut mengatakan benar ada dugaan kuat beberapa sekolah yang siswanya mengalami keracunan termasuk siswa SD Hatusua, Waipirit, Kairatu dan SD Waimital tapi terbanyak SD Talaga kairatu kurang lebih 150 siswa yang masuk dalam gejala keracunan.
Sumber lain yang di konfirmasi media ini mengatakan kejadian itu benar bahwa para guru dan tenaga kesehatan lagi sibuk menangani pasien anak SD yang di duga kuat mengalami gejala keracunan akibat makan Makanan Bergizi Gratis, akibat kejadian ini masyarakat akan menolak MBG sebelum di pastikan MBG tersebut Higinis.
Masyarakat juga bertanya di mana tim gizi atau pemantau MBG kabupaten hingga hal itu bisa terjadi, ini tidak bisa di biarkan suda membuat masyarakat jadi panik DPRD dan PEMDA harus memanggil penanggung jawab apakah ada tim gizi atau tidak?Masyarakat berharap kejadian ini tidak terulang lagi,
DPRD harus berfungsi turut mengawasi dapur MBG makanan yang mau di salur ketiap sekolah minimal di masak subuh bukan satu hari sebelum di bagi kemudian dapurnya yang awal hanya satu harus di bagi minimal menjadi tiga agar tukang masak tidak kewalahan dan dalam kasus begini Polisi juga harus memanggil yang bertanggung jawab untuk di lakukan penyilidikan.
Masyarakat juga meminta kepada PEMDA agar yang menangani MBG harus memiliki tim gizi dan pemantau yang benar benar serius bekerja demi keselamatan dan kesehatan anak mencegah korban dan tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang makan makanan MBG bila perlu yang masak di pantau melalui cctv .tutup.20.10.2025. Pewarta (Kaperwil Maluku)