***Garut.-Kalibernews.net.- Kelompok Bermain ( KB ASH-ASHIDIQE. ) Pendidikan Jenjang Usua Dini yang berdomisili di Alamat, : KP. PASIR JEUNGJING RT. 05 RW. 06. Desa/Kelurahan, : SUKAMULYA. Kecamatan/Kota (LN), : KEC. PAKENJENGN yang memiliki PSN, : 70001793.
Berdiri padaSK Pendirian Sekolah : 421.10/175/2020
Tanggal SK Pendirian : 2020-01-16
SK Izin Operasional : 800/472-DISDIK
Tanggal SK Izin Operasional : 2020-04-26
Status : Swasta
Bentuk Pendidikan : KB
Status Kepemilikan : Yayasan.
Saat ini KB AS SHIDIQE tercatat dalam sistem Aplikasi Dapodikdasmen Edisi Tahun 2025 memiliki 49 siswa dan siswi.Sehingga peemasalahan ini menjadi sorotan Ketua Kaukus Peduli Pendidikan Kabupaten Garut Ceng Dzanu, sehingga KPP telah melayangkan surat konfirmasi kepada KB-AS SHIDIQE, sesuai dengan surat tembusan yang diterima oleh redaksi kalibernews.net.sebagai tembusan refernsi untuk publikasi.
Namun berdasarkan hasil informasi dari Tim Investigasi Presidium KPP, Edisi awal Desember 2025, saat melakukan investigasi fah hasul Dokumentasi di lapangan, saat seluruh siswa dan siswi yang langsung didampingi oleh ke tiga tenaga pengajar, tampak dalam poto, bersama yang dilakukan persis didepan bangunan sekolah/lapangan upacar, berjejer dari kiri kekanan dan sebaliknya, jika lihat kemudian dihitung, secara manual, seluruh siswa/wi KB-AS SHIDIQE, tercatat hanya 26 siswa dan siswi, kemana dan dimana siswa/wi lainnya.
Menurut Ketua KPP Ceng Dzanu, kepada redaksi kalibernews saat dihubungi panggilan suara whatsapp, Minggu 7/12/2025, menyampaikan Hal tersebut diatas yang menjadi sorotan tajam kami ( KPP ) terhadap KB AS SHIDIQE, karena menurut kajian kami ada kenjanggalan/singkronisasi antara Jumlah sebenarnya dilapangan dengan jumlah yang tecarat dalam Dapodik Dasmen, KB AS SHIDIQE sudah melakukan Mall Administrasi dengan sengaja markupp data siswa dan siswi, dan duduga ada penyimpangan Anggaran Hibah, tahun 2023.menurut kami ini jelas hal ini perlu penjelasan dan kejelasan.
Lanjut ceng Dzanu Presedium KPP sendiri sudah melayangkan surat konfirmasi namun hingga saat ini belum ada jawaban baik secara lisan maupun secara tulisan/profesionalisme kerja, jika menerima surat, maka dibalas dengan surat, pungkasnya.
Berita akan tayang kembali denga berita tanggapan/klarifikasi firi Kepala Sekokah KB AS SHIDIQE, karena kepala sekolah KB AS SHIDIQE saat di konfirmasi redaksi melalui chat whatsapp tidak merespon*** Red ***