Garut,-Kalibernews.net.-//– Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video pendek yang memperlihatkan sepasang remaja berseragam sekolah diduga melakukan tindakan asusila di sebuah café yang dikenal masyarakat sebagai Café DC, berlokasi di Jalan Raya Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, tak jauh dari area SMPN 1 Bungbulang.” Jum’at 12 Desember 2025.
Video tersebut viral setelah direkam diam–diam oleh seseorang yang disebut sebagai salah satu karyawan café DC Rekaman itu kemudian menyebar dengan cepat melalui berbagai platform media sosial, terutama Facebook dan Instagram.
Dalam video, terlihat seorang remaja laki-laki dan perempuan mengenakan seragam putih abu-abu. Remaja perempuan tampak memakai hijab. Keduanya diduga melakukan tindakan tak pantas sambil duduk di salah satu sudut café yang masih termasuk ruang publik, tampak dalam Video ada gerakan goyang goyanh yang dilakukan peeempuan berhijab.
Berbagai komentar bernada kecaman dan keprihatinan memenuhi kolom unggahan video tersebut. Banyak warganet menyoroti faktor usia serta seragam sekolah yang mereka kenakan.
Warga net yang melihat video tersebut banyak menyampaikan keprihatinan dan kecaman, terutama karena remaja putri dalam video tampak mengenakan seragam sekolah putih abu serta menggunakan hijab . Tidak sedikit pula warganet yang meminta agar pihak terkait APH segera menindaklanjuti kejadian tersebut.
Beberapa narasumber yang meminta identitasnya rahasiakan menyebutkan bahwa kedua remaja dalam video tersebut masih berstatus pelajar di salah satu SMA yang ada di Kecamatan Bungbulang.
“Setahu saya mereka satu kelas. Laki-lakinya itu bahkan sempat dicalonkan sebagai ketua OSIS, dan perempuannya juga sama duduk di kelas yang sama, saya lihat video itu dari Facebook dan Instagram, Benar itu tempatnya di Café DC,” ujarnya.
Dengan bekal informasi dari beberapa narasumber yang dalam keterangannya menyebutkan bahwa pelaku dalam Video diduga merupakan siswa dan siswa salah satu SMA Vavorit di Kecamatan Bungbulang.
Tim media tribun cakra sekaligus Anggota DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Kabupaten Garut Kamis 11/12/2025 langsung menyambangi SMA 7 guna meminta klarifikasi dari pihak sekolah kehadiran Tim diterima oleh salahsatu perwakilan dari pihak sekolah, sambil duduk diluar ruangan
Perwakilan sekolah, yang diwakili oleh Ayi bidang humas, bertempat diluar ruangan ditengah tengah siswa/wi Ayi Menyampaikan perkara kejadian tersebut masih dalam penelusuran karena ini kan masih dugaan, apakah itu siswa/wi SMA 7 Garut atau bukan karena dalam rekeman video itu tidak kelihatan jelas mukanya, bahkan informasi ini baru masuk hari ini kamis 11 Desember 2025.” Ujarnya.
Kalaupun itu ada videonya belum tentu itu Video tak senonoh, karena belum ada yang bisa membuktikan keasliannya, dan juga belum bisa menuduh bahwa pelaku dalam Video ini merupakan siswa SMA 7 garut, karena wajah diduga pelaku tidak lelihatan.
Kalaupun misalkan benar adanya bahwa dalam video itu merupakan siswa/wi SMA 7 Garut, kami dari pihak sekolah tidak segan segan akan memberikan tindakan tegas dan Sanksi Administrasi yang ada disekolah berdasarkan tata tertib, apakah itu masuk kategori pelanggaran ringan dan pelanggaran berat.” Pungkasnya
Kasus ini kembali menyita perhatian publik terkait pentingnya pengawasan terhadap remaja, baik oleh keluarga, sekolah, maupun pengelola tempat umum.Pengelola café diharapkan meningkatkan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa.
Para pemerhati pendidikan dan pemerhati anak juga menyerukan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menyebarkan konten yang melibatkan anak di bawah umur karena dapat menimbulkan dampak psikologis dan hukum.
Narasi berita ini diterima Pimpinan redaksi Kalibernews.net yang juga sekalius Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia Kabupaten garut dari anggota IWOI yang melakukan konfirmasi ke Sekolah diatas Jum,at 12/11/2025 Pukul 08:30.Wib. *** Tim ***