* Garut,-Kalibernews.net.-//-Suasana hangat dan komunikatif menghiasi kegiatan pembinaan kelompok tani yang diselenggarakan kerja sama Pemerintah Desa (Pemdes) Padamulya, Kecamatan Pasir Wangi, Kabupaten Garut dengan menghadirkan narasumber dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pertanian dan Koordinator Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Pasir Wangi.
Kegiatan ini digelar pada tanggal 30 Desember 2025, berdasarkan permintaan langsung dari Pemdes dan kelompok tani kepada pihak PPL, sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan peningkatan kapasitas petani di wilayah tersebut.
Sebanyak 9 kelompok tani dari total 12 kelompok tani yang ada di Desa Padamulya turut hadir dalam kegiatan ini.
Semua peserta tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Padamulya. Ketua Gapoktan Padamulya, Aam Ridwan, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembinaan ini.
“Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh kami para petani, karena kami perlu pengetahuan baru untuk meningkatkan hasil panen dan mengelola kelompok dengan lebih baik. Kami berharap hal ini bisa menjadi awal dari perubahan positif bagi sektor pertanian di Desa Padamulya,” ujarnya
Selepas kegiatan kepada awak media Kegiatan pembinaan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, khususnya pada Pasal 42 yang menyatakan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kepada petani, termasuk melalui pengembangan program pelatihan, pemagangan, atau kewirausahaan agribisnis.
Selain itu, pelaksanaan pembinaan kelembagaan kelompok tani juga mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67 Tahun 2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani, yang menggantikan Permentan Nomor 82 Tahun 2013. Peraturan ini mengatur pedoman pembinaan kelompok tani agar menjadi kelembagaan yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Di tingkat lokal, Kabupaten Garut juga telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perkumpulan Petani Pemakai Air, yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan kelembagaan petani untuk optimalisasi penggunaan sumber daya dan peningkatan produktivitas.
Peran Instansi dalam Pembinaan UPTD Pertanian berperan sebagai lembaga teknis yang menyediakan pendampingan teknis operasional, sesuai dengan tugasnya untuk mendukung implementasi program pertanian di daerah.
Sementara itu, PPL memiliki peran penting sebagai pembimbing, organisator, dan teknisi lapangan bagi petani, seperti yang terlihat dalam penelitian bahwa keberadaan PPL sangat membantu perbaikan praktik pertanian dan perubahan pola pikir petani menuju sistem agribisnis yang lebih baik.
Dalam kesempatan ini, narasumber dari UPTD Pertanian Ibu Nur Farida menyampaikan materi tentang teknologi pertanian ramah lingkungan, pengelolaan pemupukan yang efisien, serta cara mengidentifikasi dan mengatasi hama dan penyakit tanaman secara tepat.
“Kita tidak hanya mengejar hasil panen yang banyak, tetapi juga harus menjaga kelestarian lingkungan agar pertanian kita bisa berkelanjutan untuk generasi mendatang,” jelasnya.
Sementara itu, Zaenal Muttaqin, SP., M.Agr, Koordinator PPL Kecamatan Pasir Wangi Kab Garut, membahas tentang pembangunan kelembagaan kelompok tani, mulai dari perencanaan program tahunan, pengelolaan keuangan kelompok, hingga cara mengakses bantuan pemerintah dan memasarkan hasil panen secara lebih luas.”Kelembagaan yang kuat adalah dasar dari pertanian yang produktif.
Dengan mengelola kelompok dengan baik, para petani tidak akan lagi bekerja sendirian dan bisa lebih mudah mendapatkan akses ke berbagai fasilitas pendukung,” ucap Bapak Zenal pada akhir sesi.
Selain tanggapan dari ketua gapoktan dan narasumber, peserta juga memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Bapak Yuda (63), salah satu peserta yang diwawancarai awak media, mengakui banyak ilmu yang bisa diperoleh terutama dalam upaya peningkatan produksi pertanian. “Saya sangat senang bisa ikut pelatihan ini.
Banyak hal baru yang saya pelajari tentang cara mengelola tanaman dengan lebih baik dan efisien. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Padamulya, pembina kelompok tani, dan tim PPL Kecamatan Pasir Wangi yang telah memberikan kesempatan dan ilmu yang sangat berharga ini,” ujarnya dengan senyum.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola lahan dan mengatasi kendala pertanian, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan komunitas petani dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat desa. (Tim)