SIDOARJO-Kalibernews.net.- || – Rabu, (31/12/25) Memasuki gerbang tahun 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Sidoarjo melakukan penguatan internal secara masif.
Di bawah komando Slamet Joko Anggoro, organisasi masyarakat (ormas) besutan Rosario de Marshall (Hercules) ini menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusivitas serta mengawal program pembangunan nasional di tingkat daerah.
Ketua DPC GRIB Jaya Sidoarjo, Slamet Joko Anggoro, menyatakan bahwa tahun 2026 merupakan momentum krusial bagi seluruh kader untuk melakukan transformasi fundamental.
Ia menekankan bahwa organisasi harus memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput.Dalam pernyataannya, Slamet menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari tingkat PAC hingga Ranting, untuk meningkatkan kepekaan sosial.
GRIB Jaya diharapkan mampu menjadi jembatan informasi yang efektif antara kebijakan pusat dan realitas di lapangan.”GRIB Jaya di Sidoarjo bukan hanya tentang seragam dan struktur, tetapi tentang dedikasi.
Di tahun 2026 ini, saya instruksikan seluruh jajaran untuk menjadi mata dan telinga rakyat. Kita harus memastikan sinergi antara kebijakan pemerintah pusat melalui Asta Cita benar-benar menyentuh akar rumput di Sidoarjo,” tegas Slamet.
Ia juga mengingatkan para kader untuk beradaptasi dengan dinamika zaman dan meninggalkan pola-pola lama yang kontraproduktif.”Tantangan ke depan semakin kompleks. GRIB Jaya harus hadir dengan wajah yang humanis namun tetap tegas dalam membela kebenaran.
Soliditas kita adalah harga mati untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sidoarjo,” imbuhnya.Untuk mewujudkan visi tersebut, Slamet Joko Anggoro memaparkan tiga poin harapan besar yang menjadi fokus organisasi sepanjang tahun 2026:
Transformasi Citra, Berkomitmen menghapus stigma negatif ormas dengan mengedepankan aksi sosial, penguatan UMKM lokal, serta pemberian pendampingan hukum bagi masyarakat kecil.
Sinergitas Forkopimda, Mempererat hubungan harmonis dengan TNI, Polri, dan Pemkab Sidoarjo guna menciptakan iklim investasi dan sosial yang kondusif.
Kemandirian Ekonomi, Membangun kedaulatan ekonomi anggota melalui pengembangan unit usaha organisasi, sehingga GRIB Jaya tidak hanya kuat secara massa, tetapi juga mapan secara finansial.Sejalan dengan visi pusat, GRIB Jaya Sidoarjo kini bertransformasi menjadi ormas yang mendukung penuh program pemerintah.
Langkah konsolidasi terus dilakukan secara intensif untuk meminimalisir potensi gesekan sosial di wilayah Sidoarjo.Di bawah kepemimpinan Slamet Joko Anggoro, GRIB Jaya Sidoarjo bertekad menjaga marwah organisasi agar tetap sesuai dengan slogan Solid, Kuat, dan Selalu Hadir untuk Rakyat.(Arju Herman)