Garut.-Kalibernews.net.-//– Maraknya pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan dan mengatasnamakan media tertentu demi kepentingan pribadi kembali menjadi sorotan. Menyikapi hal tersebut, Kepala Biro (Kabiro) Tribuncakranews.com wilayah Garut,
Hendi Heryana, angkat bicara dan mengimbau seluruh instansi terkait, khususnya di sektor pendidikan, pemerintahan desa, kecamatan hingga kabupaten, agar lebih waspada dan selektif dalam menerima tamu yang mengaku sebagai insan pers.” Minggu 25 Januari 2025
Menurut Hendi, dalam beberapa waktu terakhir dirinya kerap menerima informasi dari berbagai pihak mengenai adanya oknum yang datang ke sekolah-sekolah, kantor desa, maupun instansi pemerintahan dengan mengaku sebagai wartawan. Bahkan mencatut nama media Tribuncakranews.com tanpa memiliki legalitas resmi.
“Kami sangat menyayangkan masih banyak oknum yang mengaku wartawan demi kepentingan tertentu. Lebih parahnya lagi, ada yang membawa-bawa nama Tribuncakranews.com. Untuk itu saya tegaskan, setiap wartawan resmi pasti dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA) dan surat tugas yang sah,” ujar Hendi Heryana,
Ia menegaskan bahwa KTA dan surat tugas merupakan identitas wajib yang harus dimiliki oleh setiap jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan. Tanpa dua dokumen tersebut, patut diduga bahwa yang bersangkutan bukan wartawan resmi dan berpotensi melakukan tindakan yang merugikan pihak lain.
“Saya harap kepada seluruh instansi terkait, baik di dunia pendidikan, pemerintah desa, kecamatan hingga kabupaten, jangan segan untuk mempertanyakan KTA dan surat tugas setiap orang yang datang mengatasnamakan media. Ini penting demi menjaga profesionalitas pers dan menghindari penyalahgunaan profesi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hendi juga mengingatkan bahwa profesi wartawan dilindungi oleh undang-undang, namun sekaligus memiliki aturan yang jelas. Wartawan harus bekerja secara profesional, beretika, dan mengantongi identitas resmi dari perusahaan pers tempatnya bernaung.
“Kalau tidak bisa menunjukkan KTA dan surat tugas, apalagi mengatasnamakan Tribuncakranews.com secara ilegal, saya minta agar pihak instansi tidak ragu untuk menolak bahkan melaporkan ke pihak berwajib. Ini sudah masuk ranah penipuan dan pencemaran nama baik media,” tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang datang membawa embel-embel wartawan namun bersikap tidak profesional, seperti meminta sejumlah uang, mengintimidasi, atau menjanjikan pemberitaan tertentu.
“Wartawan sejati datang untuk mencari dan menyampaikan informasi kepada publik, bukan untuk menakut-nakuti atau mencari keuntungan pribadi. Kalau ada yang seperti itu, besar kemungkinan itu oknum,” jelas Hendi.
Hendi berharap dengan adanya imbauan ini, seluruh instansi dapat lebih berhati-hati dan ikut menjaga marwah dunia jurnalistik agar tetap profesional, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami di Tribuncakranews.com berkomitmen menjalankan tugas jurnalistik secara berimbang, faktual, dan sesuai kode etik pers. Maka dari itu, kami tidak ingin nama media kami disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.
Dengan adanya peringatan tegas ini, diharapkan ke depan tidak ada lagi oknum yang bebas mengatasnamakan wartawan demi kepentingan pribadi, serta tercipta hubungan yang sehat antara media dan seluruh instansi pemerintahan maupun lembaga pendidikan di Kabupaten Garut dan sekitarnya. *** Redaksi ***