Soreang.-Kalibernews.net.-// –Warga masyarakat di wilayah Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, kini diliputi kekhawatiran yang mendalam. Mereka takut akan terulangnya bencana banjir bandang yang sering melanda daerah tersebut, terutama karena kondisi tanah di kawasan puncak gunung dan perbukitan yang semakin rapuh dan mengalami gerusan parah.
Karena pada hari Kamis 16/4/2026 saat hujan lebat dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Kecamatan Kertasari, menurut penuturan dan kejadian dapat di abadikan melalui Video HP nya, tampak arus air mbah yang mengalir deras diatas bahu jalan Kabupaten tepatnya titik Kampung Cirawa Desa Cibeureum Kertasari, tapak satu unit kendaraan milik warga yang sedang terparkir hanyut dibawa air mbah.
Melihat kejadian tersebut warga Masyarakat Kecamatan Kertasari menuai Kekhawatiran, karena ada beberapa penyebab yang memungkinkan terjadi lagi Banjir Bandang, penyebab tersebut antara lain :
• Tanah Tidak Stabil : Kondisi tanah di area hulu dan puncak gunung dinilai sudah tidak stabil akibat erosi dan gerusan air yang terus menerus. Vegetasi penahan tanah juga semakin berkurang.
• Alih Fungsi Lahan: Kawasan yang seharusnya menjadi daerah resapan air banyak berubah menjadi lahan pertanian dan perkebunan, sehingga kemampuan tanah menyerap air menurun drastis.
• Riwayat Bencana: Wilayah ini termasuk zona rawan tinggi.
Pada tahun 2024 lalu, banjir bandang bahkan pernah menelan korban jiwa dan merusak banyak properti serta jalan raya. Dampak yang Dikhawatirkan Jika hujan deras kembali turun, dikhawatirkan tanah yang sudah longsor atau tergerus itu akan hanyut membawa batu dan lumpur dalam jumlah besar, meluncur cepat ke pemukiman warga di bagian bawah.
Harapan Warga Masyarakat Pemerintah Kabupaten Bandung dan instansi terkait segera melakukan penanganan serius, seperti :
✅ Pengecekan dan stabilisasi lereng di puncak gunung. ✅ Rehabilitasi hutan dan lahan kritis. ✅ Peningkatan sistem drainase dan tanggul penahan. *****Redaksi ****