MAJALENGKA, Kalibernews.net || –
Di tengah perbincangan publik soal prioritas pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa proyek Jembatan Penyeberangan Orang / JPO di Jalan KH Abdul Halim bukanlah beban anggaran daerah.
Infrastruktur yang digadang menjadi ikon baru kota ini justru lahir dari komitmen investasi pribadi pengusaha nasional asal Majalengka, Boy Thohir.
Realisasi Janji Pilkada.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengungkapkan bahwa pembangunan JPO tersebut merupakan realisasi dukungan yang telah disampaikan Boy Thohir sejak masa kontestasi Pilkada.
Saat itu, terdapat komitmen yang kini diwujudkan dalam bentuk nyata.
“Beliau menyampaikan akan memberikan dukungan. Ketika kami menang, beliau akan kembali ke Majalengka dan membantu pembangunan. Hari ini, itu dibuktikan melalui pembangunan JPO ini,” ujar Eman, Kamis (30/7).
Jadi Ikon Baru Majalengka.
Pemerintah Kabupaten berharap JPO ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyeberangan yang aman bagi warga, tetapi juga menjadi landmark baru Kota Majalengka yang dapat meningkatkan estetika dan daya tarik kota.
Dengan skema investasi pribadi, Pemkab Majalengka menyebut tidak ada penggunaan APBD dalam pembangunan JPO ini sehingga tidak membebani keuangan daerah.
Penulis/Pewarta : Asep Iskandar
