
SUKABUMI, KALIBERNEWS.NET — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan bersumber APBN Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di SD Negeri Pandan Arum, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Proyek senilai Rp.983.849.658 ini disambut baik pihak sekolah karena sudah lama dinantikan.
Berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi mencakup Rehabilitasi 6 Ruang Kelas, 1 Ruang Perpustakaan, 1 Ruang UKS dan 1 Ruang Toilet. Pelaksanaan dilakukan oleh P2SP dengan waktu 150 Hari Kalender.
Kepsek: Anak-anak Bisa Belajar Lebih Nyaman
Ade Chandra, S.Pd selaku Kepala Sekolah SDN Pandan Arum menyampaikan rasa syukur dan dukungan penuh atas program pemerintah ini.
“Kami sangat menyambut baik adanya revitalisasi ini. Sarana yang sudah lama butuh perbaikan akhirnya bisa ditangani. Semoga setelah selesai, anak-anak kami bisa belajar dengan lebih nyaman dan layak,” ujar Ade Chandra, S.Pd.
IWO Indonesia Soroti Akses Jalan Ekstrim
Pihak IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi juga mengapresiasi program tersebut. Namun mereka menyoroti akses menuju sekolah yang masih menjadi kendala.
“Pembangunan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan kami dukung penuh. Tapi jalan menuju lokasi ini sangat ekstrim. Kami meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah agar akses diperbaiki, demi kelancaran proyek dan keselamatan semua,” ujarnya, Kamis (10/09/2026).
P2SP Komitmen Selesaikan Tepat Waktu
Suropati selaku Ketua P2SP menegaskan pihaknya berkomitmen menjalankan proyek sesuai aturan, spesifikasi, dan tepat waktu selama 150 hari kalender.
Data Proyek SDN Pandan Arum:
- Nama Kegiatan: Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan
- Lokasi: SD Negeri Pandan Arum, Kec. Kabandungan, Kab. Sukabumi
- Pelaksana: P2SP
- Waktu Pelaksanaan: 150 Hari Kalender
- Sumber Dana: APBN Tahun Anggaran 2026
- Nilai Bantuan: Rp.983.849.658
- Cakupan: Rehabilitasi 6 Ruang Kelas, 1 Perpustakaan, 1 UKS, 1 Toilet
IWO Indonesia berharap Pemda Kabupaten Sukabumi segera menindaklanjuti keluhan akses jalan. Hal ini penting agar manfaat revitalisasi di daerah bisa dirasakan maksimal oleh peserta didik dan masyarakat.
Penulis: Januari
Redaksi
Kalibernews.net
