Bandung.-KALIBERNEWS.NET,-//- – Keprihatinan mendalam dirasakan warga Dusun 3 yang meliputi Kampung Cihawuk, Puncak Mulya, dan Kampung Ciakar, Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.
Pasalnya, krisis air bersih yang sudah lama terjadi hingga kini belum mendapatkan penanganan serius.
Warga mengaku sangat tersiksa karena kebutuhan dasar sehari-hari tidak terpenuhi. Untuk mendapatkan air yang layak minum, mencuci pakaian, mandi, bahkan untuk berwudhu menjalankan ibadah pun warga mengalami kesulitan yang luar biasa.”Kami kesulitan minum, cuci baju, mandi, bahkan wudhu.
Setiap hari harus jalan jauh ambil air. Kami sudah menunggu lama agar ada penanganan,” ujar salah satu warga Dusun 3 Desa Cihawuk kepada Redaksi Kalibernews.net, Selasa (20/10/2026).
Akibat pasokan air yang terputus, setiap harinya warga harus berjalan jauh keluar wilayah untuk mengambil air dari sumber lain. Kondisi ini tentu sangat memakan waktu, tenaga, dan biaya, serta sangat tidak layak di tengah kemajuan zaman saat ini.
Warga menilai, air bersih merupakan hak dasar yang seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah.
Krisis yang berlarut-larut ini dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan warga, terutama anak-anak dan lansia, serta mengganggu aktivitas ibadah dan perekonomian warga.Harapan dan Tuntutan Warga.
Melalui media Kalibernews.net, warga Dusun 3 Desa Cihawuk menyampaikan harapan dan mendesak kepada pihak terkait:
1.Kepada Pemerintah Desa Cihawuk, Pemerintah Kecamatan Kertasari, dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bandung agar segera turun langsung ke lokasi untuk memetakan sumber air, mengecek kerusakan saluran pipa dan bak penampungan yang diduga menjadi penyebab terputusnya air.
2.Meminta penanganan darurat berupa pasokan air bersih sementara melalui mobil tangki air bersih agar kebutuhan mendesak warga untuk minum dan MCK dapat terpenuhi.
3.Mendesak pembangunan dan perbaikan sistem penyediaan air bersih yang permanen dan berkelanjutan, agar kebutuhan jangka panjang warga di tiga kampung tersebut terpenuhi dan tidak lagi mengalami krisis serupa setiap tahunnya.Warga berharap jeritan mereka kali ini didengar oleh para pemangku kebijakan.
Jangan sampai warga di wilayah yang dikenal sebagai penghasil sayuran terbesar di Kabupaten Bandung ini justru kesulitan mendapatkan air bersih untuk kehidupannya sendiri.Tim RedaksiKalibernews.netLaporan: Warga Dusun 3 Desa Cihawuk
