BANDUNG, Kalibernews.net – Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi P3-TGAI APBN 2026 di Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung menuai sorotan.
Pasalnya, Kadus Ade yang disebut sebagai Koordinator Kegiatan di P3A Mitra Cai Tani Makmur memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media terkait perannya dalam program senilai Rp. 195.000.000 tersebut.
DIKONFIRMASI TAPI TIDAK MERESPON.
Program P3-TGAI yang bersumber dari APBN 2026 melalui BBWS Citarum ini berlokasi di Anak Sungai Cikaro, Desa Solokanjeruk. Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan dikerjakan secara swakelola oleh P3A selama 45 hari kalender.
Saat tim media mencoba mengonfirmasi peran dan wewenang Kadus Ade di kelompok tersebut, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban. Upaya konfirmasi melalui pesan dan pertemuan di lapangan belum membuahkan hasil.
Sikap bungkam pejabat desa ini dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik, padahal dana yang digunakan berasal dari uang negara.
PUBLIK BERTANYA SEBERAPA BESAR WEWENANG KADUS DI P3A?
Keterlibatan perangkat desa dalam kelompok P3A memang diperbolehkan sebagai pembina. Namun, ketika ditunjuk sebagai Koordinator Kegiatan yang mengelola dana ratusan juta, publik berhak mengetahui batasan tugas, tanggung jawab, dan mekanisme akuntabilitasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Kadus Ade, Pengurus P3A Mitra Cai Tani Makmur, maupun Pemerintah Desa Solokanjeruk terkait pembagian peran dalam kegiatan ini.
HARAPAN TRANSPARANSI.
Masyarakat dan petani penerima manfaat berharap proyek ini berjalan transparan, tepat mutu, dan tepat waktu. Pengawasan publik menjadi penting agar bantuan APBN benar-benar dirasakan manfaatnya.
Redaksi Kalibernews.net membuka ruang hak jawab selebar-lebarnya kepada pihak terkait untuk memberikan klarifikasi demi keberimbangan informasi.
Dokumentasi: 08 Juli 2026, Pukul 12.17 WIB
Lokasi: Jl. Raya Majalaya – Rancaekek, Desa Solokanjeruk
No. Kontrak: HK.02.01/PPK OPSDA III-Av/P3TGAI/162/2026.
Tim Lipsus & Redaksi
Kalibernews.net.
