CIKALONGWETAN, Kalibernews.net – Warga masyarakat Kampung Wadon RT 02/RW 09, Desa Tenjolaut, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, menyuarakan kegelisahan mendalam terkait kondisi jalan nasional rute Purwakarta–Kabupaten Bandung Barat yang berbahaya. Sebagian badan jalan mengalami amblas karena saluran air di bawahnya tidak kuat menahan beban, Rabu (22/7/2026).

Berdasarkan pantauan awak media Kalibernews.net dan keterangan warga yang enggan disebutkan identitasnya, lokasi kerusakan memiliki ukuran diameter sekitar 3 meter x 2 meter dengan kedalaman mencapai 2 meter. Lokasi amblasan berada tepat di atas saluran air yang mulutnya menghadap langsung ke bangunan masjid di sekitarnya.

“Kami khawatir sekali, karena mulut saluran air ini langsung menghadap masjid. Kalau hujan deras, air yang meluap dari saluran ini sering masuk hingga ke halaman masjid,” ungkap warga sambil menunjuk lokasi kerusakan.

Selain amblasan utama, ditemukan juga beberapa titik retakan di sekitar lokasi. Warga menilai saat ini kondisi jalan masih tampak kuat menahan beban karena sedang musim kemarau, namun kekhawatiran besar muncul menjelang datangnya musim penghujan kejadian ini sudah lama kira kira diawal tahun 2025 juga sudah terjadi.

“Kami takut saat hujan besar tiba, retakan-retakan ini akan ikut amblas sepenuhnya. Bisa membahayakan pengguna jalan maupun warga yang beribadah di masjid,” tambahnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi, serta instansi pengelola jalan nasional segera turun ke lokasi dan melakukan perbaikan menyeluruh. Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya kecelakaan atau musibah yang tidak diinginkan.

Redaksi Kalibernews.net akan memantau tindak lanjut dari pihak berwenang dan menghimbau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi lokasi tersebut hingga perbaikan dilakukan.

Redaksi.
Kalibernews.net – Berbicara Fakta Tanpa Rekayasa
Cikalong Wetan, 22 Juli 2026

About The Author