Kades Janji Buka Akses Baru Lewat Belakang.
CIKALONGWETAN, Kalibernews.net — 26 Agustus 2026
Sejumlah fasilitas umum di Desa Cikalong, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat kini tak bisa dimanfaatkan. Bekas Kantor Korwil TK-SD, Kantor PGRI Kecamatan Cikalongwetan, dan TK Pertiwi terkunci aksesnya setelah pintu masuk utama tertutup bangunan baru Gedung Koperasi Merah Putih / KDKMP Desa Cikalong.
Kronologi: Pintu Utama Tertutup Total.
Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih yang baru selesai membuat akses satu-satunya ke kompleks bangunan PGRI, K3S, Korwil TK-SD, dan TK Pertiwi tertutup total. Akibatnya, ratusan guru, pengurus organisasi, dan siswa TK tidak bisa masuk untuk beraktivitas.
Pihak yang terdampak di antaranya:
- Pengurus & anggota PGRI Kecamatan Cikalongwetan
- Pengurus K3S Kecamatan Cikalongwetan
- Guru dan siswa TK Pertiwi
- Petugas Korwil TK-SD
- Masyarakat yang butuh layanan di lokasi tersebut
Penjelasan Kepala Desa: Hasil Kesepakatan Musdes.
Kepala Desa Cikalong, Agun Gumilar, membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan pembangunan gedung koperasi dilakukan berdasarkan hasil Musyawarah Desa (MUSDES) yang dihadiri LKD, pengurus KDKMP, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa.
“Memang benar adanya bahwa gedung Koperasi Merah Putih menutup pintu masuk gedung PGRI, TK, dan bekas gedung Korwil. Hal ini kami lakukan atas hasil kesepakatan bersama saat Musyawarah Desa,” ujar Agun saat ditemui di ruang tamu kedinasannya, Rabu 26/8, didampingi Sekdes Ali Wahyu.
Solusi: Buka Akses dari Belakang.
Meski demikian, Kades berjanji akan mengembalikan fungsi bangunan tersebut. “Kami siap mempertanggungjawabkan untuk mengembalikan gedung tersebut agar bisa dipergunakan dengan membuka akses masuk melalui belakang. Akan tetapi kami sedang menunggu serah terima gedung dari pelaksana pembangunan. Jadi kami berharap pihak PGRI sabar.” tegasnya.
Ia juga menegaskan, meskipun lahan tersebut merupakan lahan carik milik desa, pihaknya tetap bertanggung jawab menyelesaikan persoalan ini.
Harapan PGRI & K3S: Butuh Kepastian, Bukan Janji.
Ketua PGRI dan K3S Kecamatan Cikalongwetan mengaku prihatin.
“Kami bingung dan prihatin. Bagaimana kami bisa bekerja, berkumpul, dan melayani guru serta warga jika pintu masuknya ditutup? Kami berharap ada langkah kongkrit segera — bukan sekadar janji,” ujarnya.
Catatan Redaksi
- Status Lahan: Lahan carik milik Desa Cikalong – aset milik bersama warga
- Kendala: Masih menunggu serah terima gedung dari kontraktor
- Solusi: Pembukaan akses masuk baru melalui bagian belakang
- Pertanyaan Publik: Apakah perencanaan pembangunan sudah mempertimbangkan akses ke bangunan lain?
Redaksi Kalibernews.net akan terus memantau realisasi pembukaan akses yang dijanjikan dan menanyakan batas waktu pasti penyelesaiannya kepada Pemerintah Desa Cikalong.
Redaksi
Kalibernews.net
