BANDUNG BARAT, KALIBERNEWS.NET – Sebuah video berdurasi sekitar 1 menit berisi adu argumen antara petugas Klinik Cikalong Sehat dengan suami pasien viral di media sosial. Video tersebut diunggah di akun Facebook Warta Cikalong pada Kamis–Jumat, 27–28 Agustus 2026 dan memicu pro kontra warganet.

Dalam video tampak seorang petugas pelayanan klinik menuduh pasien telah merusak fasilitas. Sementara suami pasien berulang kali menanyakan fasilitas apa yang dirusak dan meminta bukti. Hingga akhir video, tidak terlihat bukti yang ditunjukkan oleh pihak klinik.

KRONOLOGI VERSI PIHAK KLINIK.

Tim Redaksi KALIBERNEWS.NET bersama Ketua Aliansi Putra Daerah Peduli Cikalong Wetan, Ridho, mendatangi Klinik Cikalong Sehat, Desa Cipta Gumati, Kecamatan Cikalongwetan, Jumat 28/8/2026 pukul 08.30 WIB untuk meminta klarifikasi. Penanggung jawab klinik saat itu sedang dinas luar.

Klarifikasi diterima oleh dua pegawai, salah satunya SL yang terlihat dalam video. Kepada media, SL menyampaikan kronologi:

“Rabu 26/8/2026 ada pasien perempuan asal Cipeundeuy datang minta surat rujukan ke RSHS untuk berobat pakai BPJS. Surat yang dibawa hanya catatan ‘kepada Yth Poli Mata’ tanpa ada hasil diagnosa,” ujar SL.

SL menyebut sudah menjelaskan prosedur pembuatan rujukan sesuai SOP dan pasien akhirnya paham. Namun saat menelpon suaminya, suami pasien masuk dan mempertanyakan kenapa tidak bisa langsung diberi rujukan.

“Saat saya jelaskan, suami pasien dua kali menepuk laptop di depan saya. Laptop error karena sedang dipakai entri data pasien. Karena dia memvideo saya, saya refleks ikut merekam untuk bukti ke pimpinan,” jelasnya.

SL mengaku sudah melaporkan kejadian ke penanggung jawab. Pihak klinik menyampaikan jika perlu akan menempuh jalur hukum. “Saya sudah minta suami pasien menghapus video, tapi jawabannya video tidak akan dihapus,” kata SL.

TANGGAPAN ALIANSI & PUSKESMAS CIKALONGWETAN.

Ketua Aliansi Putra Daerah Peduli Cikalong Wetan, Ridho, bersama tim media kemudian menemui dr. Julius, Kepala Puskesmas Cikalong Wetan.

Setelah mendengar kronologi, dr. Julius menyatakan setuju permasalahan diselesaikan secara duduk bersama agar tercipta situasi Cikalong Wetan yang kondusif.

Hingga berita ini diturunkan, Redaksi KALIBERNEWS.NET masih berupaya menunggu jawaban dan pertanggung jawaban pihak Klinik, padahal pihak redaksi sudah menyimpan No Kontak Redaksi tapi sampai saat ini tidak kunjung ada menghubungi.

CATATAN REDAKSI.
KALIBERNEWS.NET menjunjung tinggi prinsip pemberitaan berimbang dan praduga tak bersalah. Kami membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi pihak terkait.

Redaksi & Tim.

About The Author