
AMBON, KALIBERNEWS.NET – Masyarakat Pulau Buano, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menagi janji kampanye pasangan gubernur maluku, Hendrik lewerissa dan Abdulah fanath, ketika terpilih akan merealisasikan peningkatan layanan kesehatan dari puskesmas rawat jalan menjadi rawat nginap.
Tetapi pada kenyataannya sampai saat ini belum ada tanda tanda realisasi apapun sehingga dengan kompak masyarakat buano utara melakukan aksi di depan kantor gubernur maluku pada rabu,09.09.2026.
Setelah beberapa menit masa aksi berorasi di temui oleh Gubernur Maluku Hendrik lewerisa dan mengatakan aspirasi masyarakat di terima dan tetap di tindak lanjuti, termasuk peningkatan fasilitas kesehatan di pulau Buano.
Tetapi tidak bisa tergesah gesah karena harus dibicarakan bersama dengan Bupati Seram Bagian Barat, Pemerintah Negeri Buano sendiri termasuk pihak terkait lainnya untuk menentukan langkah penyelesaian sesuai kewenangan masing-masing.
Hendrik berkata, prihatin, karena mereka bagian dari masyarakat adat, dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk menyelesaikan persoalan di buano, meskipun keterbatasan anggaran adalah tantangan pemerintah saat ini.
Namun tidak bisa dijadikan alasan untuk mengesampingkan kebutuhan dasar masyarakat.
Hendrik menyampaikan, pembangunan maupun peningkatan fasilitas kesehatan di Buano pada dasarnya berkaitan dengan kewenangan pemerintah daerah seram bagian barat
Tapi meskipun demikian, pemerintah provinsi tetap akan mengambil peran pada bagian-bagian yang menjadi kewenangannya. (KPM)
